Forwarded from Jeyan.
Zea tersentak. Kepalanya mulai terasa sakit, dan tiba-tiba... gambaran-gambaran asing melintas di benaknya.
Kilasan wajah Jeyan, tersenyum padanya dalam cahaya lilin.
Bayangan mereka berdua berdiri di tengah hutan, tangan mereka saling menggenggam.
Bisikan lembut yang keluar dari bibirnya sendiri: "Aku berjanji, aku akan kembali untukmu..."
Zea terengah. Itu bukan ingatan yang dia miliki. Tapi kenapa terasa begitu nyata?
Jeyan tersenyum tipis, tetapi ada kesedihan dalam matanya. "Sekarang kamu mengerti, kan?"
Tidak, Zea tidak mengerti. Tapi yang lebih menakutkan adalah...
Bagian dalam dirinya mulai percaya bahwa Jeyan tidak berbohong.
Zea mundur selangkah, napasnya memburu. “Ini nggak masuk akal…” bisiknya.
Jeyan masih menatapnya dengan sorot mata yang dalam. “Kau mengingatnya, kan?”
Zea menggeleng keras, menolak kenyataan yang tiba-tiba memenuhi pikirannya. Tapi semakin dia berusaha melupakan, semakin jelas bayangan-bayangan itu muncul di kepalanya—masa lalu yang tak pernah ia sadari, janji yang telah ia ucapkan pada Jeyan.
“Aku tidak mungkin mengenalmu. Aku tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya!” Zea bersikeras.
Jeyan tersenyum kecil, tetapi sorot matanya sangat tajam. “Karena kau sudah melupakan semuanya. Aku… mati menunggumu.”
Darah Zea seakan membeku. Kata-kata itu menggema di kepalanya.
Mati?
Zea menatap Jeyan dengan tubuh bergetar. Tidak. Itu tidak mungkin. Tapi melihat kulitnya yang pucat, tatapannya yang kosong namun penuh kerinduan, Zea mulai memahami sesuatu yang mengerikan.
Jeyan bukan manusia.
Dia adalah arwah yang terjebak di dunia ini... menunggu zea yang tak kunjung kembali.
---
Flashback on
Mereka berdua berdiri di hutan ini, bertahun-tahun lalu—atau mungkin dalam kehidupan yang berbeda. Jeyan menggenggam tangan Zea, matanya dipenuhi cinta dan ketakutan yang tak tersembunyikan.
"Kita akan selalu bersama, kan?"
Zea muda tersenyum, mengangguk. "Tentu. Aku berjanji. Aku akan kembali untukmu."
Tapi dia tidak pernah kembali.
Jeyan menunggu, terus menunggu… hingga ajal menjemputnya dalam kesedihan.
Flashback off
---
Zea terengah, matanya membelalak saat kilasan itu berakhir. “Tidak…”
Jeyan menatapnya penuh harap. “Sekarang kau mengerti, kan? Aku menunggumu… menunggu janji yang kau buat.”
Zea menelan ludah. “Tapi… aku…”
Dia tidak tahu harus berkata apa. Dia ingin lari, ingin berpura-pura bahwa semua ini hanya mimpi buruk. Tapi bagaimana jika benar? Bagaimana jika Jeyan telah menghabiskan seluruh keberadaannya hanya untuk menunggu sesuatu yang tidak akan pernah datang?
Jeyan mengulurkan tangannya. “Ayo, Zea. Aku ingin kita bersama lagi… seperti yang kau janjikan.”
Dingin menyelimuti tubuh Zea. Jika dia menerima tangan itu, dia tahu apa yang akan terjadi.
Dia akan pergi bersama Jeyan.
Tidak akan ada lagi kehidupan yang bisa ia jalani. Tidak ada lagi masa depan. Hanya keabadian di sisi pria yang bahkan tidak bisa ia ingat sepenuhnya.
Tapi…
Melihat mata Jeyan yang dipenuhi luka dan kerinduan, sesuatu dalam dirinya terasa sakit.
Karena bagaimanapun juga, janji tetaplah janji.
Zea menutup matanya sejenak, lalu menghela napas panjang. Saat dia kembali membuka mata, dia tersenyum kecil dan mengambil langkah maju.
Tangannya terulur, menyentuh jemari Jeyan yang dingin.
Sekejap, kabut di sekeliling mereka bergulung lebih pekat, menyelimuti mereka dalam pelukan kegelapan. Udara berubah sunyi, dan bayangan-bayangan menghilang.
Dan saat kabut perlahan menghilang…
Jeyan dan Zea sudah tidak ada di sana.
Hanya hutan yang kembali sunyi, seakan tidak pernah ada siapa pun yang berdiri di sana sebelumnya.
Kilasan wajah Jeyan, tersenyum padanya dalam cahaya lilin.
Bayangan mereka berdua berdiri di tengah hutan, tangan mereka saling menggenggam.
Bisikan lembut yang keluar dari bibirnya sendiri: "Aku berjanji, aku akan kembali untukmu..."
Zea terengah. Itu bukan ingatan yang dia miliki. Tapi kenapa terasa begitu nyata?
Jeyan tersenyum tipis, tetapi ada kesedihan dalam matanya. "Sekarang kamu mengerti, kan?"
Tidak, Zea tidak mengerti. Tapi yang lebih menakutkan adalah...
Bagian dalam dirinya mulai percaya bahwa Jeyan tidak berbohong.
Zea mundur selangkah, napasnya memburu. “Ini nggak masuk akal…” bisiknya.
Jeyan masih menatapnya dengan sorot mata yang dalam. “Kau mengingatnya, kan?”
Zea menggeleng keras, menolak kenyataan yang tiba-tiba memenuhi pikirannya. Tapi semakin dia berusaha melupakan, semakin jelas bayangan-bayangan itu muncul di kepalanya—masa lalu yang tak pernah ia sadari, janji yang telah ia ucapkan pada Jeyan.
“Aku tidak mungkin mengenalmu. Aku tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya!” Zea bersikeras.
Jeyan tersenyum kecil, tetapi sorot matanya sangat tajam. “Karena kau sudah melupakan semuanya. Aku… mati menunggumu.”
Darah Zea seakan membeku. Kata-kata itu menggema di kepalanya.
Mati?
Zea menatap Jeyan dengan tubuh bergetar. Tidak. Itu tidak mungkin. Tapi melihat kulitnya yang pucat, tatapannya yang kosong namun penuh kerinduan, Zea mulai memahami sesuatu yang mengerikan.
Jeyan bukan manusia.
Dia adalah arwah yang terjebak di dunia ini... menunggu zea yang tak kunjung kembali.
---
Flashback on
Mereka berdua berdiri di hutan ini, bertahun-tahun lalu—atau mungkin dalam kehidupan yang berbeda. Jeyan menggenggam tangan Zea, matanya dipenuhi cinta dan ketakutan yang tak tersembunyikan.
"Kita akan selalu bersama, kan?"
Zea muda tersenyum, mengangguk. "Tentu. Aku berjanji. Aku akan kembali untukmu."
Tapi dia tidak pernah kembali.
Jeyan menunggu, terus menunggu… hingga ajal menjemputnya dalam kesedihan.
Flashback off
---
Zea terengah, matanya membelalak saat kilasan itu berakhir. “Tidak…”
Jeyan menatapnya penuh harap. “Sekarang kau mengerti, kan? Aku menunggumu… menunggu janji yang kau buat.”
Zea menelan ludah. “Tapi… aku…”
Dia tidak tahu harus berkata apa. Dia ingin lari, ingin berpura-pura bahwa semua ini hanya mimpi buruk. Tapi bagaimana jika benar? Bagaimana jika Jeyan telah menghabiskan seluruh keberadaannya hanya untuk menunggu sesuatu yang tidak akan pernah datang?
Jeyan mengulurkan tangannya. “Ayo, Zea. Aku ingin kita bersama lagi… seperti yang kau janjikan.”
Dingin menyelimuti tubuh Zea. Jika dia menerima tangan itu, dia tahu apa yang akan terjadi.
Dia akan pergi bersama Jeyan.
Tidak akan ada lagi kehidupan yang bisa ia jalani. Tidak ada lagi masa depan. Hanya keabadian di sisi pria yang bahkan tidak bisa ia ingat sepenuhnya.
Tapi…
Melihat mata Jeyan yang dipenuhi luka dan kerinduan, sesuatu dalam dirinya terasa sakit.
Karena bagaimanapun juga, janji tetaplah janji.
Zea menutup matanya sejenak, lalu menghela napas panjang. Saat dia kembali membuka mata, dia tersenyum kecil dan mengambil langkah maju.
Tangannya terulur, menyentuh jemari Jeyan yang dingin.
Sekejap, kabut di sekeliling mereka bergulung lebih pekat, menyelimuti mereka dalam pelukan kegelapan. Udara berubah sunyi, dan bayangan-bayangan menghilang.
Dan saat kabut perlahan menghilang…
Jeyan dan Zea sudah tidak ada di sana.
Hanya hutan yang kembali sunyi, seakan tidak pernah ada siapa pun yang berdiri di sana sebelumnya.
Forwarded from 𝗔𝗦𝗧𝗘𝗥𝗜𝗔 𝐎𝐅𝐅𝐈𝐂𝐈𝐀𝐋 || 𝗢𝗣𝗠𝗘𝗠 & 𝗛𝗜𝗥𝗧𝗘𝗔𝗠
IMG_1428.PNG
816.4 KB
path of life, blowup of a oodles
memories.
“停尸台” The memory is always there at every step, accompanying & filling the space. yearbook — ASTERIA, closely with the members and staff who slogging with us ( 𐂗 ).
memories.
“停尸台” The memory is always there at every step, accompanying & filling the space. yearbook — ASTERIA, closely with the members and staff who slogging with us ( 𐂗 ).
thank you, spread the happiness
immediately before it fades
slowly with a new journey!
Forwarded from HIRMIN!! Ø𝐅𝐂—𝐑𝐄𝐕𝐎𝐋𝐒 𝐆𝐀𝐍𝐊
RCR 1_20250808_190715_0000.png
5.9 MB
𝐂𝐎𝐍𝐒𝐎𝐋𝐈𝐃𝐀𝐓𝐄𝐃 𝐂𝐎𝐋𝐋𝐀𝐁𝐎𝐑𝐀𝐓𝐈𝐎𝐍
ㅤ"𝙗𝙧𝙤𝙪𝙜𝙝𝙩 𝙩𝙤𝙜𝙚𝙩𝙝𝙚𝙧 𝙞𝙣 𝙤𝙣𝙚 𝙫𝙞𝙚𝙬" ㅤㅤ
ㅤㅤ✧ Unlimited strength
ㅤㅤ✧ Strong solidarity
ㅤㅤ✧ Deep sense of family bonding
[II.]─── United as one, where teams connect and thrive. 💀
𖣇. . .This partnership is our common ground, where dreams unite and goals converge. Side by side, we face each obstacle and rejoice in every success.
•──── ⓘ HERE, TEAMS UNITE IN PURPOSE.
... II
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𝐑𝐄𝐕𝐎𝐋𝐒𝐆𝐀𝐍𝐊
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
╾╼ 「 ☠ 」 ╾╼ We truly value the passion and dedication demonstrated during this partnership. We’re excited to nurture this bond, creating enduring strength for the entire team and the REVOLSGANK family.
ㅤ"𝙗𝙧𝙤𝙪𝙜𝙝𝙩 𝙩𝙤𝙜𝙚𝙩𝙝𝙚𝙧 𝙞𝙣 𝙤𝙣𝙚 𝙫𝙞𝙚𝙬" ㅤㅤ
ㅤㅤ✧ Unlimited strength
ㅤㅤ✧ Strong solidarity
ㅤㅤ✧ Deep sense of family bonding
[II.]─── United as one, where teams connect and thrive. 💀
𖣇. . .This partnership is our common ground, where dreams unite and goals converge. Side by side, we face each obstacle and rejoice in every success.
•──── ⓘ HERE, TEAMS UNITE IN PURPOSE.
... II
@OFCSTREETCALLE
@UNIVERSITASBUMANTARA
@OFCKTHVILIAGE @DATUK_KTH
@DARQIXOTE
@OFCREVELORDGANK
@GLAMONEOFC
@OFCMARKASKTH
@OFCENBASE
@KLINIKBELLEZA
@PRANVEREO
@OFCCYGENZ
@XENTEURGANG
@SWARNAOFC
@iPageMirage
@OFCPARAGONS
@SHERATONHOSPITAL
@OFCTHEVALIANT
@NSFWROOM2
@SAO244OFC
@OFCKIDSPRISON
@SUNWAYHOSPITALCENTREOFC
@OFCMORPHIC
@OFCDEVENSOR624
@OFCAEVONAUTS
@CYTEGNOCITY
@OFFICIALOGAN
@LEOLINPROMOTED
@OFCBAJINGANMUDA
@metalicaster
@ELGANTIEHOSPITAL
@LeiaresSquad
@OFCLOWNIVERSE
@GENTUREOFC
@ARUASIHEO
@OFCAREADRIFTC
@OFCVANTORAL
@OFCSITESCOMICS
@AUREFLAMESCHOOL
@TONAKOSTOFCC
@HOUSEOFJUSTICIA
@OFCMOGERZ
@OFCKKO
@OFCWARPIGANK
@VICTORYKINGEO
@ASTERIAOFCC
@OFCGODS
@VegaVHospitalHc
@aresterofc
@OFCMANWOMA
@DEXXTICUSOFC
@NIFTYORGANIZER
@OFCMYHUNTRA
@ANTARIKSASCHOOOL
@SCDCORP
@KosantAbah
@FLOREORGANIZER
@VERNEENOFC
@OFCHGVENTURES
@SAO244OFC
@DCHOFC
@ADETURISMOFC
@OFCMOURIETTE
@CLUSTERDEOGYUSAN
@MYSTRALISACADEMY
@OFCTAURO
@OFCRETIALEAGLE
@OFCSLEUTHCOSA
@OFCGINEVRA
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 𝐑𝐄𝐕𝐎𝐋𝐒𝐆𝐀𝐍𝐊
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
╾╼ 「 ☠ 」 ╾╼ We truly value the passion and dedication demonstrated during this partnership. We’re excited to nurture this bond, creating enduring strength for the entire team and the REVOLSGANK family.
👍1
Forwarded from 𑣿. crimson mirage: ‘beauty in deception.. CLOSE HIRING!
ㅤㅤ快乐的───ㅤ ”Metamorfosis Crimson”
ㅤㅤㅤㅤㅤCRIMSON MIRAGE EVENT.
✦ / .. Congratulations For Top 08 … ₊⊹
Agency .. ( 𝘼𝙎𝙏𝙀𝙍𝙄𝘼 𝕺𝕱𝕮 )
Id Kanal .. ( @ASTERIAOFCC )
ㅤㅤㅤㅤㅤCRIMSON MIRAGE EVENT.
✦ / .. Congratulations For Top 08 … ₊⊹
Agency .. ( 𝘼𝙎𝙏𝙀𝙍𝙄𝘼 𝕺𝕱𝕮 )
Id Kanal .. ( @ASTERIAOFCC )
𖥐 Note for you.
优秀,ㅤ/.. ”We truly appreciate your cooperation and the enthusiasm you brought to our event. Congratulations once again, as your agency has been recognized as one of the best.”
Forwarded from 𝗔𝗦𝗧𝗘𝗥𝗜𝗔 𝐎𝐅𝐅𝐈𝐂𝐈𝐀𝐋 || 𝗢𝗣𝗠𝗘𝗠 & 𝗛𝗜𝗥𝗧𝗘𝗔𝗠
👑 𝐅𝐢𝐫𝐬𝐭 𝐂𝐨𝐥𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐀𝐟𝐭𝐞𝐫 𝐀𝐬𝐭𝐞𝐫𝐢𝐚'𝐬 𝐑𝐞𝐭𝐮𝐫𝐧.✅
@zlxlyn @Bawsis @xsmilyes @Hchn_kim @smdraxx @iHoespitals @ilyym @fckbullet @Sun_flLooO @IPrincessch @levshea @selekbsi @fyiksi
𖤗 Thank you for taking the time to participate in the collaboration between members and also the Asteria team. As a sign of celebration for Asteria's return.
#𝐈𝐍𝐅𝐎𝕬𝐒𝐑
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤1❤🔥1