𝗖𝗜𝗥𝗖𝗨𝗟𝗢𝗦 𝗚𝗘𝗡-𝗭 – Telegram
𝗖𝗜𝗥𝗖𝗨𝗟𝗢𝗦 𝗚𝗘𝗡-𝗭
7.76K subscribers
1.86K photos
338 videos
289 files
221 links
𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗔𝗗𝗔 𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗣𝗔𝗞 𝗧𝗘𝗟𝗘𝗚𝗥𝗔𝗠

⫷ MARKED. UNLEASHED. DEAD OR. FEARED. ⫸

CH OFC: @CIGEZOFC
CH ADM : @SHITPOSTCIGEZ
BOT OFC : @cigezbot
CH ARSIP : @ARSIPCIGEZ
BOT MPPS : @mppsCIGEZbot


❝「 Since 13 December 2022 」❞
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Itu dia fakta menarik versi Ranaysha Kalyana. Kalau kamu ngerasa relate, berarti ada sisi dari diri kamu yang lagi pengen dipahami lebih dalam. Sekian untuk konten hari ini dan terimakasih sudah menemani aku di #VSGZ kali ini, sampai ketemu di esok hari guys!
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Wassup, bud? kalian apa kabar nih? semoga baik baik aja ya. perkenalkan gua [ 🗽] Solavano Kenneth, and tonight we’re diving into one of the most iconic creepypasta legends on the internet, Jeff the Killer. kalian mungkin udah pernah dengar namanya, wajah pucat dengan senyum yang terlalu lebar untuk terlihat normal, dan satu kalimat yang sampai sekarang masih menghantui banyak orang. but this isn’t just a random horror story, ini tentang perubahan, tentang tekanan yang pelan-pelan menghancurkan seseorang sampai akhirnya dia berubah jadi sesuatu yang berbeda. so sit back, maybe lower the lights a little, and let’s get into the story of Jeff the Killer di #GZTR, karena setelah ini you might think twice sebelum menatap bayangan kalian sendiri terlalu lama 😉.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Jeff the Killer, juga dikenal sebagai Jeff.

Dia adalah seorang pembunuh berantai remaja dan Creepypasta terdaftar. Dia menjadi cacat setelah dibakar saat berkelahi dengan sekelompok preman dan kehilangan kewarasannya setelah melihat wajahnya yang "baru" dan "cantik". ia seorang anak berusia 13 tahun yang pindah ke lingkungan baru bersama saudara laki-lakinya, Liu, dan orang tua mereka. Pada hari pertama sekolah, mereka diserang oleh 3 preman bernama Randy, Keith, & Troy, yang dipukuli Jeff dengan brutal setelah mereka mengancamnya dengan pisau. Liu mengambil alih kesalahan dan ditangkap, membuat Jeff mengalami depresi berat. Para preman itu kemudian menyerang Jeff lagi di sebuah pesta, dan Jeff membunuh salah satu dari mereka, tetapi sebelumnya ia disiram pemutih dan dibakar oleh Keith. Selama perkelahian ini, pikiran Jeff hancur secara permanen.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Ketika Jeff terbangun, ia berada di rumah sakit dan kepalanya dibalut perban. Saat perban dilepas, terungkap bahwa wajahnya telah berubah bentuk dan pucat pasi akibat luka bakar, dengan bibir merah terang dan tekstur seperti kulit. Jeff mengatakan bahwa ia menyukai wajahnya seperti ini dan tertawa histeris, tetapi dokter dengan bodohnya mengira kegilaan ini hanyalah efek samping dari obat penghilang rasa sakit dan membiarkan Jeff pulang.
1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Malam itu, ibu Jeff menemukannya sedang mengukir wajahnya menjadi senyum permanen agar ia tidak perlu lagi mengeluarkan energi untuk tersenyum, seperti yang ia katakan, dan membakar kelopak matanya agar ia selalu bisa melihat wajahnya. Ibu Jeff pergi menemui suaminya untuk memberitahunya bahwa putra mereka telah benar-benar gila dan perlu dibunuh, tetapi Jeff menangkap mereka dan menikam mereka hingga tewas. Hal ini membangunkan Liu (yang baru saja dibebaskan), dan Jeff berkata kepadanya saat hendak menusukkan pisau ke tubuhnya, "Tidurlah".

Jeff kemudian melakukan pembunuhan berantai, membunuh orang-orang yang menolak tidur di malam hari, dan seiring berjalannya cerita, Jeff mengganti namanya menjadi "Jeff the Killer".
1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Sebelum dibakar hidup-hidup, dia adalah seorang remaja yang pendiam dan agak antisosial, meskipun orang-orang sebenarnya tidak terlalu mengenalnya. Namun tak lama setelah kejadian itu, dia menjadi kejam, agresif, haus darah, dan brutal, menjadikannya salah satu pembunuh berantai paling berbahaya di kota asalnya. Jeff dikenal luas karena memikat korbannya ke dalam tidur abadi, menggunakan pisau dapur dan nada suara yang menyeramkan namun lembut. Meskipun dia lebih suka membunuh korbannya dengan pisau, dia lebih dari bersedia menggunakan senjata apa pun ketika berada dalam situasi putus asa. Dia adalah individu yang sangat lihai dan nakal, mampu menerobos masuk ke rumah korban hampir selalu tanpa tertangkap basah.
1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Meskipun manusia biasa, Jeff tampaknya memiliki kemampuan supranatural luar biasa yang hanya berlaku untuk atribut manusianya, seperti kemampuan menyelinap yang luar biasa, kecepatan, dan kekuatan supranatural yang digunakan untuk membantai korbannya tanpa ampun. Jeff terbukti sangat tangguh, mampu mengalahkan orang tua dan saudara laki-lakinya hanya dengan menggorok perut mereka. Salah satu hal yang membuatnya lebih kuat adalah kebencian dan nafsu darahnya yang intens untuk terus bertahan, serta staminanya yang hebat. Dalam beberapa tahun terakhir, Jeff digambarkan sebagai individu yang menawan, memanipulasi orang untuk mempercayainya, hanya untuk mengkhianati mereka kemudian.
1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
dan itu dia cerita tentang Jeff the Killer, salah satu creepypasta yang literally shaped internet horror culture. mau kalian percaya atau anggap ini cuma urban legend, one thing is clear, karakter ini berhasil bikin banyak orang nggak nyaman setiap kali lihat senyum terlalu lebar di gelap malam. horror kadang bukan cuma soal hantu atau darah, tapi tentang how fragile someone’s mind can be when pushed too far.

maka dari itu, gua [ 🗽] Solavano Kenneth. thanks for staying till the end. kalau kalian suka cerita-cerita dark dan misterius kayak gini, stick around, because there’s always another story waiting in the shadows. See you in the #GZTR next one.
31
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Wassup, bud? kalian apa kabar nih? semoga baik-baik aja ya. perkenalkan gua [ 🗽] Solavano Kenneth, and tonight kita bakal ngebahas sesuatu yang mungkin pernah kalian rasain tapi bikin bingung. fenomena Déjà vu. momen ketika kalian ngerasa pernah mengalami suatu kejadian sebelumnya, padahal sebenarnya belum pernah sama sekali. aneh, familiar, dan kadang bikin merinding juga.

tapi tenang, kali ini kita nggak cuma bahas dari sisi misterinya aja. we’re going deeper, kita bakal ngulik penjelasan ilmiahnya, kenapa otak kita bisa “nge-prank” kita dengan perasaan aneh itu. apakah ini cuma permainan memori? atau ada sesuatu di cara kerja otak kita yang belum banyak orang pahami?

so sit back, maybe lower the lights a little, dan siapin diri kalian buat masuk ke pembahasan tentang fenomena Déjà vu di #GZTR, karena setelah ini, mungkin kalian bakal melihat pengalaman aneh itu dari sudut pandang yang berbeda. 😉
1❤‍🔥1🔥1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pernah merasa seperti sudah pernah mengalami suatu kejadian, padahal itu baru pertama kali terjadi? Fenomena ini disebut déjà vu, istilah yang diperkenalkan oleh Émile Boirac lebih dari satu abad lalu. Déjà vu atau paramnesia adalah kondisi ketika otak membuat kita merasa pernah berada di suatu situasi, mengenal seseorang, atau mengalami sesuatu sebelumnya, meskipun sebenarnya belum pernah terjadi.

Biasanya sensasi ini hanya berlangsung sekitar 10–30 detik dan muncul secara tiba-tiba. Secara ilmiah, déjà vu dianggap sebagai kesalahan kecil dalam sistem memori otak, di mana pengalaman baru tersimpan seperti kenangan lama. Beberapa ilmuwan mencoba menjelaskan fenomena ini, salah satunya Alan S. Brown, yang mengklasifikasikan berbagai teori tentang penyebab déjà vu.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM