JINORA: The Aim Doctrine. – Telegram
JINORA: The Aim Doctrine.
1.56K subscribers
85 photos
15 videos
20 links
ㅤㅤㅤㅤ
LEAVING A PERFECT ENGRAVING
AND ACCELERATING UNTIL IT
ECHOES.
ㅤㅤㅤㅤ
One bullet on Action! ⊕
@OfJinora @Jinorarobot
ㅤㅤㅤㅤ
Download Telegram
lanjut or udahan
Bica read the whisper
1
JINORA: The Aim Doctrine. via @PsstRobot
Bica read the whisper
@kimstellsa as Tukang Sayur.
Bianca itu tukang sayur yang sering lewat depan rumah Trevor tiap pagi. Motornya pelan, keranjang di belakang penuh sayur.
“Sayur… sayur…”
Trevor lagi di teras, masih setengah ngantuk.
Bianca berhenti di depan pagar.
“Mau beli?”
Trevor lihat keranjang.
“Bayam ada?”
Bianca langsung ambil satu ikat.
“Ada. Segar.”
Trevor ngangguk.
“Yaudah itu aja.”
Bianca masukkan ke plastik.
“Kemarin juga bayam.”
Trevor ngelirik.
“Lu ngapalin belanjaan gue?”
Bianca nyengir kecil.
“Kerjaan gue jual sayur, bukan lupa.”
Trevor bayar lalu ambil plastiknya.
Kadang Trevor pikir Bianca cuma tukang sayur biasa.
Tapi anehnya…
dia selalu tau siapa yang beli apa tiap pagi.
11
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
hi-hello accept please! read the whisper
Kakak arshen cakep iy 😹👋🏻 read the whisper
JINORA: The Aim Doctrine. via @PsstRobot
Kakak arshen cakep iy 😹👋🏻 read the whisper
@iLeeRora as tukang open po cookies.
Indira itu terkenal di circle Trevor karena satu hal.
Dia nggak jual cookies langsung.
Semuanya open PO.
Suatu malam Trevor lagi lihat story.
Postingan Indira muncul.
“OPEN PO COOKIES. Tutup jam 9.”
Trevor langsung chat.
“Masih bisa?”
Indira balas cepat.
“Masih. Mau berapa box?”
Trevor mikir sebentar.
“Satu aja.”
Indira kirim pesan lagi.
“Minimal dua.”
Trevor langsung ketik.
“LU BARUSAN BILANG MASIH BISA.”
“Bisa. Tapi minimal dua.”
Trevor ngelus muka.
“Yaudah dua.”
Indira kirim emoji jempol.
“Ambil besok.”
Besoknya Trevor buka box itu.
Cookie-nya lembek, coklatnya meleleh.
Trevor diem sebentar.
“…pantesan orang rela PO.”
Kadang dia kesel sama sistem nunggu begitu.
Tapi tiap Indira buka PO lagi…
Trevor tetap pesan.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
@Wioojn as The Jak Mania.
Garong itu fans garis keras Persija Jakarta. Syal oranye hampir selalu nempel di lehernya.
Trevor? Kebalikannya. Bobotoh setia Persib Bandung.
Suatu sore mereka ketemu di warung.
Garong lihat kaos Trevor duluan.
“Persib lagi?”
Trevor santai.
“Kenapa. Sakit mata?”
Garong langsung duduk di depan dia.
“Persija lebih kuat.”
Trevor nyengir tipis.
“Di mimpi lu.”
Garong ketawa pendek.
“Kalau ketemu di stadion, lu berani ngomong gitu?”
Trevor minum dulu baru jawab.
“Berani.”
Beberapa detik mereka saling lihat.
Terus Garong bilang pelan.
“Tapi jangan ribut beneran ya.”
Trevor angkat bahu.
“Ya jangan.”
Soalnya walaupun mereka beda kubu…
tetap aja ujung-ujungnya nonton bola bareng sambil debat doang.
@parkkyua as adek.
Kitty itu adek Trevor. Ukurannya kecil, tapi kelakuannya sering lebih ribut dari orang dewasa.
Suatu sore Trevor lagi duduk main HP.
Kitty datang bawa buku gambar.
“Bang.”
Trevor nggak nengok.
“Apa.”
“Gambarin kucing.”
Trevor masih fokus layar.
“Lu aja.”
Kitty langsung duduk di samping dia.
“Aku nggak bisa.”
Trevor mendesah lalu ambil pensil.
Dia gambar kucing sederhana.
Kitty lihat sebentar.
“Mukanya jelek.”
Trevor langsung berhenti.
“Lu yang minta.”
Kitty malah ketawa kecil.
“Bikin lagi.”
Trevor ngelus muka.
Kadang dia heran.
Kitty bisa ribut cuma karena gambar kucing…
tapi lima menit kemudian tetap duduk nempel di samping dia.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM