ㅤㅤㅤ
ㅤㅤEP, II──𝗥. 𝗔. 𝗞𝗔𝗥𝗧𝗜𝗡𝗜 : (&.) “🪹 ”
ㅤㅤ"Jika engkau berpendidikan,
ㅤㅤengkau akan memiliki kekuatan
ㅤㅤuntuk mengubah dunia"
ㅤㅤ𝗦𝗨𝗔𝗥𝗔 𝗣𝗘𝗥𝗘𝗠𝗣𝗨𝗔𝗡 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠
ㅤㅤ𝗗𝗨𝗡𝗜𝗔 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗜𝗗𝗜𝗞𝗔𝗡. — ᝰ.ᐟ
🪞 ( PENDIDIKAN,.. ) III. 📚 Raden Ajeng Kartini, memahami betul kekuatan pendidikan dalam mengubah nasib perempuan dan bangsa. Ia berjuang tanpa lelah untuk membuka akses pendidikan bagi 𖦸 perempuan Indonesia, meyakini bahwa pendidikan adalah kunci untuk memajukan peradaban. ⟨ 🜊 ⟩
🪹 " dan Serena Fujisaki "🪹 " mengirimkan undangan ini untuk kalian berpatisipasi dalam podcast yang kami hantarkan. 🪞 (‘ E ─── TBW 12/04! )
ㅤㅤEP, II──𝗥. 𝗔. 𝗞𝗔𝗥𝗧𝗜𝗡𝗜 : (&.) “
ㅤㅤ"Jika engkau berpendidikan,
ㅤㅤengkau akan memiliki kekuatan
ㅤㅤuntuk mengubah dunia"
ㅤㅤ𝗦𝗨𝗔𝗥𝗔 𝗣𝗘𝗥𝗘𝗠𝗣𝗨𝗔𝗡 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠
ㅤㅤ𝗗𝗨𝗡𝗜𝗔 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗜𝗗𝗜𝗞𝗔𝗡. — ᝰ.ᐟ
ㅤ「Menawarkan salam hangat kami kepada semua orang yang melihat poster penuh pesona ini, saya Madèlynn Gwyneth Redverś "🕊 : SIMPAN TANGGALNYA 」🕰 .Tanggal : 12 April 2025🕰 .Waktu : 19.30 WIB🕰 .Tempat : Channel Redvengers
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🥰6👏4☃2❤2⚡2🔥2🕊2🍓2💘2😁1🤩1
/Melangkahkan kakiku memasuki ruangan podcast ; duduk di tempat yang disediakan ; mengatur microphone dan tersenyum menatap kamera/
(🎤 ) Halo guys! Selamat malam semuanya. Kali ini konten perdana dari tim Nebula Forge ya, siapa nih yang gak sabar liat konten kami? So, disini saya dan rekan saya akan membawakan sebuah konten yang berjudul “R. A. Kartini : Suara Perempuan Dalam Dunia Pendidikan”. Tapi sebelum kita ke pembahasan, ada baiknya kita berkenalan dulu 👍
(🎤 ) Sebelumnya perkenalkan saya Madèlynn Gwyneth Redverś kalian bisa panggil saya Delyn or Lynn, ya. Hari ini saya tidak sendirian loh kayak yang nonton ☺️ , saya ditemani oleh rekan divisi saya. Langsung aja kita sambut yuk kak Serena silahkan say hai!
/Menolehkan kepalaku melihat @eWisteriaa ; tersenyum tipis mempersilahkan berbicara ; mendengarkan dengan seksama/
(
(
/Menolehkan kepalaku melihat @eWisteriaa ; tersenyum tipis mempersilahkan berbicara ; mendengarkan dengan seksama/
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥5👏4❤🔥2💯2☃1🐳1🍓1💋1
/Menyambut dengan anggukan kecil dan senyum hangat ke arah kamera; memperbaiki posisi duduk; menggenggam mic dengan ringan/
(🎤 ) Hai minna, konbanwa! Senang banget akhirnya bisa hadir di konten perdana dari Nebula Forge bareng madelyn. Perkenalkan, aku Serena Fujisaki, teman-teman bisa panggil aku Serena aja ya. Hari ini kita bakal ngobrolin sosok perempuan luar biasa yang pastinya udah gak asing lagi Raden Ajeng Kartini✨ .
(🎤 ) Tapi, tentu kita bakal bahas dari sudut pandang yang sedikit berbeda dan lebih relevan buat kita semua, khususnya soal peran perempuan di dunia pendidikan masa kini. Jadi, stay tuned ya!👌
/Memandang ke arah madelyn @liqpstick sambil tersenyum; memberi kode kecil untuk lanjut ke bagian selanjutnya/
(
(
/Memandang ke arah madelyn @liqpstick sambil tersenyum; memberi kode kecil untuk lanjut ke bagian selanjutnya/
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥4👏3❤🔥1☃1😍1🐳1🍓1💋1
/Mendengarkan @eWisteriaa berbicara ; tersenyum tipis sambil melihat noscript ; mengalihkan pandangan ke arah kamera/
(🎤 ) Nah, bener banget apa yang dikatakan oleh Serena. Kami akan mengemas sejarah singkat perjuangan Ibu kita Kartini. Karna kalian udah kenalan sama duo cecan ini, jadi tanpa berlama-lama lagi mari kita simak sejarahnya!
📚 : “R. A. Kartini : Suara Perempuan Dalam Dunia Pendidikan”
01. Latar Belakang — ±± [...]
Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini, adalah seorang perempuan asal Jepara yang lahir pada 21 April 1879. Kartini merupakan keturunan bangsawan, oleh karena itu gelar Raden Adjeng disematkan kepadanya. Kartini merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosoningrat dan M.A Ngasirah. Ayah Kartini adalah bupati Jepara saat itu.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudaranya, Kartini merupakan anak perempuan tertua. Kehidupan keluarga mereka berkecukupan sehingga Kartini dan saudaranya bisa tumbuh menjadi anak sehat dan cerdas.
(
01. Latar Belakang — ±± [...]
Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini, adalah seorang perempuan asal Jepara yang lahir pada 21 April 1879. Kartini merupakan keturunan bangsawan, oleh karena itu gelar Raden Adjeng disematkan kepadanya. Kartini merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosoningrat dan M.A Ngasirah. Ayah Kartini adalah bupati Jepara saat itu.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudaranya, Kartini merupakan anak perempuan tertua. Kehidupan keluarga mereka berkecukupan sehingga Kartini dan saudaranya bisa tumbuh menjadi anak sehat dan cerdas.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥4🥰2🐳2☃1❤🔥1👏1🍓1💋1
02. Masa Pendidikan Dasar — ±± [...]
Sejarah Kartini dalam menempuh pendidikan bisa dibilang istimewa dah berliku. Karena berbeda dengan anak Pribumi lainnya, Kartini berkesempatan bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS). ELS merupakan sekolah khusus diperuntukkan bagi anak-anak bangsa Eropa dan bangsa Indo yang kaya. Kartini mendapatkan kesempatan ini karna ia merupakan anak dari pejabat tinggi pemerintah Indonesia.
Selama bersekolah di ELS Kartini dapat memahami dan menguasai bahasa Belanda, sehingga beliau mampu menempatkan diri dengan baik dalam belajar dan pergaulan. Namun sayangnya, R. A. Kartini hanya bersekolah sampai usia 12 tahun karena ia sudah memasuki masa pingitian. Dahulu ada tradisi wanita Jawa harus dipingit dan tinggal dirumah.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤5☃1🔥1👏1🍓1💋1
03. Perjalanan Hidup — ±± [...]
Karena belajar bahasa Belanda di ESL, R.A Kartini bisa membaca dan menulis bahasa Belanda. Selama dipingit, ia belajar sendiri membuat dan berkirim surat dengan teman-temannya dari Belanda, salah satunya adalah Rosa Abendanon.
Kartini juga membaca banyak buku, surat kabar, dan majalah Eropa. Seperti istilah buku adalah jendela dunia, Kartini jadi tahu cara berpikir perempuan Eropa yang lebih maju dan bebas dibandingkan perempuan pribumi kala itu. Dari banyaknya buku, surat kabar, dan majalah yang ia baca, membuatnya berpikir untuk memajukan perempuan pribumi. Karena di masa itu, perempuan pribumi tertinggal jauh dan memiliki status atau stratifikasi sosial yang rendah. Menurutnya, perempuan pribumi harus mendapatkan kesetaraan, persamaan, dan kebebasan.
Karena sedang dipingit, tidak banyak yang bisa dilakukan Kartini. Tapi, surat-surat yang ditulisnya menjadi salah satu bentuk perjuangan. Ia menuliskan terkait gagasan-gagasannya baru mengenai emansipasi perempuan. Kartini menuliskan penderitaan perempuan Jawa seperti harus dipingit, tidak bebas dalam menuntut ilmu, dan adanya adat yang mengekang kebebasan perempuan.
📚 : Stratifikasi sosial adalah seseorang dapat berada di lapisan yang lebih tinggi apabila memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👏3🤩2☃1❤1🔥1🍓1💋1
/ngangguk pelan sambil senyum ; tatapan lembut ke arah audience/
(🎤 ) Wah, sugoi ne 👍 ( keren banget ) Ibu Kartini. Walaupun harus dipingit dan nggak bisa sekolah kaya dulu lagi, tapi semangat belajarnya itu tuh nggak hilang. Malah dari rumah, beliau tetap nulis surat, baca buku, terus nyuarain pentingnya pendidikan buat perempuan.
(🎤 ) Dari cerita tadi, kita bisa lihat kalau perjuangan itu nggak harus selalu teriak-teriak di depan orang banyak. Lewat tulisan aja, Kartini bisa ngubah cara pandang orang di zamannya, lho.
(🎤 ) Eh, tapi Delyn 🙏 , kalau dari kamu sendiri gimana nih? Pasti ada pendapat atau perasaan yang pengen kamu sampein juga soal perjuangan ibu kartini?
/menatap madelyn @liqpstick dengan antusias ; tersenyum hangat/
(
(
(
/menatap madelyn @liqpstick dengan antusias ; tersenyum hangat/
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👏2🤩2💋2☃1🔥1🍓1
/Tersenyum menatap kamera ; mengatur microphone dan mendekatkan ke mulut/
(🎤 ) Bener banget, Ren. Saya tuh selalu ngerasa bangga sekaligus kagum sama perjuangan ibu Kartini, perjuangannya memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus semangat belajar khususnya bagi perempuan.
(🎤 ) Nah, teman-teman saya harap kalian juga punya semangat belajar seperti ibu Kartini kita ya. Beliau sangat keren loh, meski lagi susah mengakses dunia luar beliau tetap semangat belajar.
(🎤 ) Selanjutnya kita simak pembahasan lanjutannya yuk, silahkan kak Serena waktu dan tempat dipersilahkan.
/Melirik @eWesteriaa dengan senyum ; membiarkan dia menjelaskan ; mendengarkan dengan seksama/
(
(
(
/Melirik @eWesteriaa dengan senyum ; membiarkan dia menjelaskan ; mendengarkan dengan seksama/
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
☃3👏2❤1🔥1🍓1💋1
/Mengangguk mendengar pendapat @liqpstick ; tersenyum hangat ; kembali membaca noscript/
(🎤 ) Wah, delyn aku juga setuju banget perjuangan Ibu Kartini itu luar biasa dan patut kita teladani pastinya🙏 . Gimana beliau tetap teguh memperjuangkan hak-haknya sebagai perempuan di tengah keterbatasan, itu bukti nyata kekuatan semangat belajar dan keberanian.
(🎤 ) Nah minna san, sekarang kita akan bahas lebih dalam tentang bagaimana semangat Kartini ini masih relevan banget di zaman sekarang, khususnya buat kita generasi muda. Jadi, ikimashou simak baik baik yaa🙂
📚 : “R. A. Kartini : Suara Perempuan Dalam Dunia Pendidikan”
01. R.A. Kartini dan impiannya yang kandas — ±± [...]
Berita tentang keinginan R.A. Kartini untuk melanjutkan pendidikan menjadi bahan pembicaraan di Hindia Belanda dan di Belanda. Terutama saat kunjungan anggota parlemen Belanda Van Kol ke Jepara yang diberitakan dalam surat kabar De Locomotief tanggal 25 April 1902.
Kemampuan Kartini yang dinilai sangat luar biasa itu mendorong Van Kol memberikan tawaran untuk melanjutkan pendidikan ke Belanda dengan biaya dari pemerintah. Usahanya kali ini berhasil dan mendapat restu dari kedua orang tuanya. Namun R.A. Kartini justru terhasut saran lain dari Mr. J.H. Abendanon yang membuatnya membatalkan niat sekolah di Belanda.
Sejak mengikuti saran Mr. J.H. Abaendanon dan gagal batal sekolah di Belanda, R.A. Kartini sempat mengalami sakit keras karena masalah batin. R.A. Kartini juga mengirimkan surat kepada teman-temannya di Belanda dan memohon agar mereka tidak menjauhinya karena kecewa dengan keputusannya itu.
Kartini berusaha menjelaskan kepada teman-temannya tentang budaya masyarakatnya yang masih belum semaju masyarakat di Belanda. Penjelasan tersebut menjadikan mereka tetap bersedia menjalin hubungan baik dengan Kartini, walaupun pada awalnya merasa perjuangannya dikhianati.
(
(
01. R.A. Kartini dan impiannya yang kandas — ±± [...]
Berita tentang keinginan R.A. Kartini untuk melanjutkan pendidikan menjadi bahan pembicaraan di Hindia Belanda dan di Belanda. Terutama saat kunjungan anggota parlemen Belanda Van Kol ke Jepara yang diberitakan dalam surat kabar De Locomotief tanggal 25 April 1902.
Kemampuan Kartini yang dinilai sangat luar biasa itu mendorong Van Kol memberikan tawaran untuk melanjutkan pendidikan ke Belanda dengan biaya dari pemerintah. Usahanya kali ini berhasil dan mendapat restu dari kedua orang tuanya. Namun R.A. Kartini justru terhasut saran lain dari Mr. J.H. Abendanon yang membuatnya membatalkan niat sekolah di Belanda.
Sejak mengikuti saran Mr. J.H. Abaendanon dan gagal batal sekolah di Belanda, R.A. Kartini sempat mengalami sakit keras karena masalah batin. R.A. Kartini juga mengirimkan surat kepada teman-temannya di Belanda dan memohon agar mereka tidak menjauhinya karena kecewa dengan keputusannya itu.
Kartini berusaha menjelaskan kepada teman-temannya tentang budaya masyarakatnya yang masih belum semaju masyarakat di Belanda. Penjelasan tersebut menjadikan mereka tetap bersedia menjalin hubungan baik dengan Kartini, walaupun pada awalnya merasa perjuangannya dikhianati.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👏3☃1❤1🔥1🍓1💋1
02. Pernikahan R.A. Kartini dan Sekolah Kartini — ±± [...]
R.A. Kartini bersama saudarinya, Roekmini, mendirikan Sekolah Kartini di Jepara untuk anak-anak perempuan, terutama dari kalangan priyayi. Sekolah ini mengajarkan berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, menggambar, tata krama, memasak, dan kerajinan tangan. Kegiatan ini membantu Kartini melupakan kekecewaannya karena gagal berangkat ke Belanda.
Kemudian, Kartini dilamar oleh Bupati Rembang, Raden Adipati Djojo Adiningrat. Meskipun sempat ragu karena pernah ingin tidak menikah, Kartini menerima lamaran dengan syarat ia tetap bisa mengurus sekolahnya. Lamaran diterima dan pernikahan dimajukan menjadi 8 November 1903. Sesuai keinginannya, pernikahan dilakukan secara sederhana tanpa upacara mencium kaki suami, dan pakaian yang dikenakan pun sederhana.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👏3❤1☃1🔥1🍓1💋1