「 私の紹介… MY INTRODUCTION.
★'… Halo semuanya, dengan princess cantik Jéanneth Alana Sandrielle disini❕
★'… Halo semuanya, kita bertemu lagi nih di konten spesial dari saya! Saya seneng banget lho bisa bertemu para Meneer setia dari Swibe School🤩‼️
★'… Kalian tau kan hari ini saya mau bawain konten apa? Yap, That's right! Hari ini saya mau membawakan konten dengan tema Mitologi seperti yang kemarin, bedanya hari ini saya membawakan cerita dari our Goddess of beauty, Aphrodite.
★'… Halo semuanya, dengan princess cantik Jéanneth Alana Sandrielle disini❕
★'… Halo semuanya, kita bertemu lagi nih di konten spesial dari saya! Saya seneng banget lho bisa bertemu para Meneer setia dari Swibe School🤩‼️
★'… Kalian tau kan hari ini saya mau bawain konten apa? Yap, That's right! Hari ini saya mau membawakan konten dengan tema Mitologi seperti yang kemarin, bedanya hari ini saya membawakan cerita dari our Goddess of beauty, Aphrodite.
KING
Kanaria
〔 📼.. 〕催眠的な
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
KING
Kanaria ( もさを )
0:01 ─〇───── 2:15
⠀ ⠀ ⇄ ◃◃ ⅠⅠ ▹▹ ↻
ⓘ.. Jéanneth Alana Sandrielle
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
KING
Kanaria ( もさを )
0:01 ─〇───── 2:15
⠀ ⠀ ⇄ ◃◃ ⅠⅠ ▹▹ ↻
“ King — Kanaria menceritakan tentang seorang kekasih yang sudah muak dengan pasangannya hingga dia menyatakan secara sarkas bahwa pasangannya boleh melakukan apapun karena dia adalah raja. ”
ⓘ.. Jéanneth Alana Sandrielle
“MENGENAL DEWI APHRODITE”
Kalau ada satu dewi yang bisa bikin dewa turun dari Olympus dan manusia melupakan akalnya, maka itu adalah Aphrodite.
Pernah denger cinta bisa bikin orang buta? Di tangan Aphrodite, cinta bisa lebih dari itu. Bisa bikin orang nekat, bisa jadi senjata, bahkan bisa nyulut perang besar. Lahir dari buih laut, disembah karena kecantikan, ditakuti karena pesonanya. Aphrodite bukan cuma dewi cinta, dia dewi yang bisa bikin Olympus gemetar.
Aphrodite (bahasa Yunani: Ἀφροδίτη) adalah dewi cinta, kecantikan, seksualitas, kenikmatan dan prokreasi dalam mitologi Yunani.
Ada dua legenda berbeda mengenai kelahiran Aphrodite.
“LAHIRNYA DEWI APHRODITE”
Versi pertama, yang disebutkan oleh Homeros dalam Iliad, menyebutkan Aphrodite adalah putri dari Zeus dan Dione, tetapi legenda ini kurang populer.
Versi kedua, yang didasarkan pada Theogonia karya Hesiodos, menyebutkan bahwa Aphrodite dilahirkan dari alat kelamin Uranus yang dipotong oleh Titan Kronos dan dilemparkan ke laut.
Alat kelamin itu ditutupi oleh buih laut (aphros) dan dari buih-buih itulah Aphrodite muncul. Menurut Plato dalam Simposium, dua kisah ini benar karena menceritakan dua Aphrodite yang berbeda, yaitu Aphrodite Urania dan Aphrodite Pandemos.
“PERNIKAHAN APHRODITE”
Aphrodite lahir dalam wujud perempuan dewasa yang sangat cantik. Ia muncul dari ombak sambil berdiri di atas kerang, dikelilingi oleh angin lembut dan burung-burung putih. Seluruh alam seakan berhenti saat dia tiba.
Dewa-dewa di Olympus langsung terpikat. Semua ingin menjadikannya istri. Tapi Zeus, tahu betapa cantiknya Aphrodite bisa menimbulkan kekacauan, memutuskan untuk menikahkannya dengan Hephaestus dewa pandai besi yang baik hati tapi pincang dan jauh dari kata tampan. Katanya sih, biar dewa-dewa lain nggak saling bunuh karena rebutan dia.
“PERSELINGKUHAN DEWI APHRODITE?!”
Tapi cinta nggak bisa dipaksa. Meski sudah jadi istri sah Hephaestus, hati Aphrodite justru tertambat pada Ares, dewa perang yang gagah, panas, dan liar. Mereka menjalin hubungan diam-diam sebuah ironi antara cinta dan peperangan.
Dua hal yang kelihatannya bertolak belakang, tapi justru saling tarik-menarik dengan intensitas gila-gilaan.
Perselingkuhan mereka bukan rahasia selamanya. Suatu hari, Hephaestus yang sebenarnya sangat cerdas dan tahu ada yang nggak beres memasang jaring emas tak terlihat di ranjang mereka.
Saat Aphrodite dan Ares tertangkap basah sedang bermesraan, jaring itu menjebak mereka berdua, telanjang dan tak bisa bergerak. Hephaestus memanggil seluruh dewa untuk menyaksikan “keadilan” ini.
Tapi bukannya dihina, justru banyak dewa tertawa dan beberapa bahkan iri dengan Ares.
Dari hubungan ini, lahirlah anak-anak yang juga nggak biasa. Salah satunya adalah Eros (Cupid dalam versi Romawi), dewa kecil bersayap yang hobi nembak panah cinta ke siapa pun yang dia mau. Ada juga Harmonia, dewi keharmonisan. Ironis banget ya? Anak dari cinta terlarang justru jadi simbol kedamaian.
“SISI GELAP SANG DEWI?!”
Aphrodite bisa jadi penuh kasih, tapi dia juga punya sisi gelap. Kalau kamu nolak dia atau kamu terlalu cantik sampai dianggap saingan, siap-siap kena kutukan lho!
Salah satu contohnya adalah Narcissus, pria tampan yang nolak cinta siapa pun.
Aphrodite (atau dalam versi lain, Nemesis) mengutuk dia jatuh cinta sama bayangannya sendiri dan akhirnya meninggal karena nggak bisa berhenti menatap refleksinya.
Dia juga pernah bikin Phaedra jatuh cinta pada anak tirinya sendiri, Hippolytus. Alasannya karena pemuda itu terlalu suci dan menjauhi cinta. Aphrodite itu nggak suka diabaikan.
Dan kadang, cinta yang dia taburkan justru berujung tragis, bukan bahagia.
“SELAMA INI SALAH?!”
Orang sering salah kaprah karena mikir Aphrodite cuma soal paras dan rayuan. Tapi sebetulnya, dia jauh lebih kompleks.
Dia mewakili sisi cinta yang mentah yang nggak bisa dikendalikan, yang bikin orang waras jadi nekat, yang bisa membangun atau bahkan menghancurkan. Kecantikan adalah senjatanya, tapi emosi lah yang jadi kekuatannya.
Dia bisa lembut dan memikat, tapi juga keras dan tega. Aphrodite bisa bikin dua orang saling cinta atau bikin satu kerajaan runtuh karena satu tatapan.
Cinta dalam versinya bukan dongeng penuh bunga, tapi badai yang datang tanpa permisi.
Aphrodite bukan dewi biasa. Dia bukan cuma pemanis mitologi Yunani. Dia adalah pengingat bahwa cinta itu indah, tapi juga liar, panas, dan kadang berbahaya.
Dan di balik semua kisahnya, dia tetap jadi sosok yang nggak akan pernah bisa dilupakan sekaligus nggak pernah bisa benar-benar dipahami.
“PERAN SANG DEWI”
Salah satu peran terbesar Aphrodite dalam mitologi Yunani adalah di awal mula Perang Troya.
Saat tiga dewi Hera, Athena, dan Aphrodite bersaing memperebutkan “apel emas” bertuliskan “Untuk yang tercantik” mereka menunjuk Paris, pangeran Troya, sebagai juri.
Hera menawarkan kekuasaan, Athena menawarkan kebijaksanaan dan kemenangan perang, tapi Aphrodite… menawarkan cinta dari perempuan tercantik di dunia: Helen dari Sparta.
Paris memilih Aphrodite, dan sebagai imbalannya, Aphrodite membuat Helen jatuh cinta padanya.
Masalahnya? Helen sudah menikah dengan raja Menelaus. Penculikan Helen inilah yang akhirnya memicu perang paling legendaris dalam mitologi : Perang Troya.
“PUSAT PEMUJAAN DEWI APHRODITE”
Pusat pemujaannya ada di Siprus dan Kythira. Festivalnya, Afrodisia, dirayakan di seluruh Yunani terutama di kota Athena dan Korintus.
Di kuil Afrodit di puncak Akrokorintus, (sebelum Romawi menghancurkan kota itu pada tahun 146 SM) persetubuhan dengan para pendeta wanitanya dianggap sebagai salah satu cara pemujaan Afrodit.
Kuil ini baru dibangun kembali setelah kota itu didirikan lagi di bawah pemerintahan Romawi pada 44 SM, tetapi sepertinya ritual kesuburan tetap dilaksanakan di dekat agora.