Disclaimer
Aku bukan antek siapa pun, aku murni anak roleplayer biasa. Dari dulu aku mau speak up, tapi butuh courage. Capek liat tempat main berubah jadi fear & paranoid. Ini murni edukasi / neutral speak up.
Jadi aku tegasin sekali lagi, tolong baca channel aku sebagai orang netral, juga kalian netral dengan mengambil sisi positifnya dan menangkap point-point penting yang aku sampaikan.
Tolong dibiasakan kalau baca suatu informasi, nilai dari kualitas informasinya, not from who delivers it. Fokus ke substance, bukan ke asumsi tentang orang di baliknya. Biar kalian benar-benar nangkap point yang disampaikan, bukan sibuk framing hal yang nggak relevan. Aku murni speak up, nggak berpihak, cuma mau ruang ini lebih sehat & aware. So please guys!!
Aku bukan antek siapa pun, aku murni anak roleplayer biasa. Dari dulu aku mau speak up, tapi butuh courage. Capek liat tempat main berubah jadi fear & paranoid. Ini murni edukasi / neutral speak up.
Jadi aku tegasin sekali lagi, tolong baca channel aku sebagai orang netral, juga kalian netral dengan mengambil sisi positifnya dan menangkap point-point penting yang aku sampaikan.
Tolong dibiasakan kalau baca suatu informasi, nilai dari kualitas informasinya, not from who delivers it. Fokus ke substance, bukan ke asumsi tentang orang di baliknya. Biar kalian benar-benar nangkap point yang disampaikan, bukan sibuk framing hal yang nggak relevan. Aku murni speak up, nggak berpihak, cuma mau ruang ini lebih sehat & aware. So please guys!!
🔥22❤14💋10👏6🤯3😍1
Aku nggak tahu sampai kapan ini bakal berlangsung, tapi satu hal yang pasti. Aku nggak akan berhenti speaking up. Selama masih ada hate yang disebarkan, aku akan terus up buat ngingetin kalau kindness should always be louder. Tapi aku juga butuh kalian, because change can't come from one voice alone. It needs all of us choosing not to spread the hate.
❤22🍓9💘9🔥4💯3❤🔥1
Aku buat channel ini buat stop spread hate, bukan buat nambah drama. Jujur aku kecewa, karena yang terjadi malah kebalik, spread hate malah makin banyak. Tujuan aku bikin channel to clear things up dan nutup lingkaran hate, nggak tercapai karena kalian milih buta hati nurani.
Satu hal yang paling bikin nggak habis pikir, spread hate cuma perkataan dari satu pihak, tanpa proof sama sekali. Kita nggak pernah tau itu benar atau salah, ini masuknya udah ke ranah fitnah. Perkataan dari satu pihak, nggak bisa langsung disebut proof. Kita harus dengerin pihak lainnya dulu baru kita boleh menilai.
Satu hal yang paling bikin nggak habis pikir, spread hate cuma perkataan dari satu pihak, tanpa proof sama sekali. Kita nggak pernah tau itu benar atau salah, ini masuknya udah ke ranah fitnah. Perkataan dari satu pihak, nggak bisa langsung disebut proof. Kita harus dengerin pihak lainnya dulu baru kita boleh menilai.
❤15🔥9💯7🏆1
Jadi serius deh, gimana bisa kalian judge orang cuma dari spread hate doang? cuma karena denger cerita dari satu sisi, terus langsung diputusin itu fakta… itu nggak fair. Itu bukan menilai, itu cuma membuat asumsi dan ngerusak orang lain.
"Kalau ke spill tinggal klarifikasi, ribet!". Serius? Kalau kalian punya energi pakai buat ngejudge, seharusnya kalian lebih punya energi buat cek fakta dulu, ngerti konteks, dan liat sisi lain, pastiin langsung ke orang yang bersangkutan. Bahkan ada yang udah klarifikasi sekalipun, tetep kalian goreng, kalian cari cari kesalahannya, kalian katain self defense. Karena tujuan kalian memang membully, rendahin orang dan ngerusak mental orang.
Lebih parahnya lagi, kebanyakan spread hate cuma bahas hal-hal personal yang seharusnya nggak jadi konsumsi publik. Hal-hal yang seharusnya pribadi, dibawa-bawa, digoreng, dan dijadikan bahan hiburan orang lain. Bahkan sampai ada yang hukum dengan doxing, kalian beneran kehilangan hati nurani.
"Kalau ke spill tinggal klarifikasi, ribet!". Serius? Kalau kalian punya energi pakai buat ngejudge, seharusnya kalian lebih punya energi buat cek fakta dulu, ngerti konteks, dan liat sisi lain, pastiin langsung ke orang yang bersangkutan. Bahkan ada yang udah klarifikasi sekalipun, tetep kalian goreng, kalian cari cari kesalahannya, kalian katain self defense. Karena tujuan kalian memang membully, rendahin orang dan ngerusak mental orang.
Lebih parahnya lagi, kebanyakan spread hate cuma bahas hal-hal personal yang seharusnya nggak jadi konsumsi publik. Hal-hal yang seharusnya pribadi, dibawa-bawa, digoreng, dan dijadikan bahan hiburan orang lain. Bahkan sampai ada yang hukum dengan doxing, kalian beneran kehilangan hati nurani.
❤🔥15💯9💘8❤3🔥2🏆2
Dari sini juga makin kelihatan human nature sebenarnya. Pada akhirnya sebagian dari kalian justru showing your true character bahwa peace itu nggak menarik, dan seeing someone fall somehow feels more entertaining. Seakan losing your conscience. Udah tahu itu buruk, udah tahu dampaknya, tapi tetap memilih untuk keep doing it.
Kalian lebih milih jadi CRAB MENTALITY, orang yang senang banget lihat orang lain jatuh, seakan dengan pulling someone down mereka bisa feel higher. Mungkin sementara terasa puas lihat kehidupan orang lain ternyata ada jeleknya juga, ternyata nggak sesempurna yang dibayangkan. But when that little satisfaction fades… what's next?
Kalau ada energi buat dragging someone down, sebenarnya energi itu bisa dipakai buat lifting yourself up.
Kalian lebih milih jadi CRAB MENTALITY, orang yang senang banget lihat orang lain jatuh, seakan dengan pulling someone down mereka bisa feel higher. Mungkin sementara terasa puas lihat kehidupan orang lain ternyata ada jeleknya juga, ternyata nggak sesempurna yang dibayangkan. But when that little satisfaction fades… what's next?
Kalau ada energi buat dragging someone down, sebenarnya energi itu bisa dipakai buat lifting yourself up.
👏18🔥11💯9❤3❤🔥1
Mungkin karena mereka yang belum pernah ada di posisi korban spread hate, jadi gampang buat terus lempar api tanpa mikir dampaknya. Tapi suatu saat kalian akan dapat pembalasan dari apa yang pernah kalian lakuin dan ucapin. In the end, karma always finds its way back.
🔥16❤10🏆8❤🔥3
Orang yang suka spread hate ataupun kalian yang dukung send spread hate, kalian cuma orang rendahan, gak lebih tinggi, bodoh, gagal berfikir, haus validasi, caper, irian, insecure, gak bisa bersaing, gak ada kerjaan, ga bisa buat hal yang bermanfaat, hidup cuma buat dosa, hidup gak berguna, beban semua orang, ngebanggain hal yang bodoh, jelek karakter, lemes tukang fitnah, sok pintar tapi kosong, manipulatif buat kepuasan diri sendiri, toxic sampe ke tulang, dan lupa kalau karma itu nyata.
Karma bakal dateng, kalian dan orang terdekat kalian bakal dibalas semua itu lebih buruk lagi. Hidup kalian bakal susah capai sesuatu karena dosa menumpuk, kemudahan ditutup, semua niat jahat bakal balik ke kalian. Ingat, hal yang kalian tanam baik akan tumbuh baik, sebaliknya hal buruk akan kembali ke kalian.
Karma bakal dateng, kalian dan orang terdekat kalian bakal dibalas semua itu lebih buruk lagi. Hidup kalian bakal susah capai sesuatu karena dosa menumpuk, kemudahan ditutup, semua niat jahat bakal balik ke kalian. Ingat, hal yang kalian tanam baik akan tumbuh baik, sebaliknya hal buruk akan kembali ke kalian.
💯22🔥17❤🔥10❤3🏆2🕊1
Sebenarnya semua ini udah aku jelaskan cukup rinci di channel aku. But let me explain it again, supaya nggak ada yang salah paham dan semua bisa melihat konteksnya dengan jelas.
Stop spread hate bukan berarti menormalisasikan kesalahan. Stop spread hate: "aku nolak budaya ngejatuhin orang rame-rame demi hiburan". Kritik boleh, tapi hate, fitnah, without proof dan ngegoreng orang nggak dibenarkan. Selesaikan masalah dengan fakta, dengerin kedua belah pihak. Kalau kalian anggap spread hate dari satu pihak adalah fakta, kalian bodoh. Kita nggak bisa menilai sesuatu tanpa dengerin kedua belah pihak. Channel ini dibuat buat ngingetin bahwa accountability itu beda sama public shaming.
Kalimat "kalau gak bertingkah gak akan kena spill" sering dipakai buat menormalisasikan bullying massal. Realitanya, gak ada manusia yang benar-benar bersih tanpa salah. Salah tetap salah. Tapi kesalahan seseorang bukan alasan buat rame-rame ngejatuhin, ngehina, atau nyebarin kebencian.
Menolak hate bukan berarti membela kesalahan. Itu cuma berarti kita memilih cara yang lebih manusiawi daripada ikut menertawakan seseorang.
Stop spread hate bukan berarti menormalisasikan kesalahan. Stop spread hate: "aku nolak budaya ngejatuhin orang rame-rame demi hiburan". Kritik boleh, tapi hate, fitnah, without proof dan ngegoreng orang nggak dibenarkan. Selesaikan masalah dengan fakta, dengerin kedua belah pihak. Kalau kalian anggap spread hate dari satu pihak adalah fakta, kalian bodoh. Kita nggak bisa menilai sesuatu tanpa dengerin kedua belah pihak. Channel ini dibuat buat ngingetin bahwa accountability itu beda sama public shaming.
Kalimat "kalau gak bertingkah gak akan kena spill" sering dipakai buat menormalisasikan bullying massal. Realitanya, gak ada manusia yang benar-benar bersih tanpa salah. Salah tetap salah. Tapi kesalahan seseorang bukan alasan buat rame-rame ngejatuhin, ngehina, atau nyebarin kebencian.
Menolak hate bukan berarti membela kesalahan. Itu cuma berarti kita memilih cara yang lebih manusiawi daripada ikut menertawakan seseorang.
💯10❤6❤🔥6🔥2🕊1
Kalau channel aku kalian bilang menormalisasikan kesalahan, lalu kalian yang menyebarkan hate sebenarnya sedang menormalisasikan apa? Hate? Public shaming? Kebencian ramai-ramai? Think about it. Menolak spread hate bukan berarti membenarkan kesalahan, tapi menolak budaya menjatuhkan orang demi hiburan.
Jadi sebelum bilang ‘normalisasi kesalahan’, coba tanya dulu ke diri sendiri, kalian sendiri sedang menormalisasikan apa sebenarnya. Menormalisasikan spread hate? Bullying? Itu yang kalian banggakan? Bangga menormalisasi hal yang jelas salah adalah bentuk kebodohan yang dipelihara. Itu cuma bukti kalau moralnya sudah rusak.
Jadi sebelum bilang ‘normalisasi kesalahan’, coba tanya dulu ke diri sendiri, kalian sendiri sedang menormalisasikan apa sebenarnya. Menormalisasikan spread hate? Bullying? Itu yang kalian banggakan? Bangga menormalisasi hal yang jelas salah adalah bentuk kebodohan yang dipelihara. Itu cuma bukti kalau moralnya sudah rusak.
❤🔥14❤6🕊6🔥2👏1
Lihat, bahkan channel yang jelas tujuannya baik untuk stop spread hate aja masih dicari-cari letak kesalahannya. Penjelasan yang udah rinci sekalipun tetap nggak masuk di kepala mereka. Kenapa? Karena yang mereka cari bukan kebenaran/fakta/proof, tapi pembenaran/validasi.
Statement yang nggak sesuai dengan mereka, mereka nggak akan mau dengar, karena hati nurani udah tertutup kebencian. Jadi hal yang sebenarnya sudah jelas dan terang pun dianggap omong kosong.
Statement yang nggak sesuai dengan mereka, mereka nggak akan mau dengar, karena hati nurani udah tertutup kebencian. Jadi hal yang sebenarnya sudah jelas dan terang pun dianggap omong kosong.
💯14❤7🕊6🔥2🐳1🏆1
Channel @stopspreadhate sejalan dengan @stopspill. Dalam artian kita bukan berarti anti spill. Spill tetap boleh, but it has to follow certain standards seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya. Langsung drop proof atau fakta yang jelas dan selesai, tanpa haus validasi dengan membuka anon. Haus validasi hanya menunjukkan ketidakmampuan kalian dalam menyelesaikan masalah sendiri, sehingga bisanya mengajak orang lain untuk beramai-ramai membully, menjatuhkan mental orang.