The Wise : 79
Drinking the Dhamma,
refreshed by the Dhamma,
one sleeps at ease
with clear awareness & calm.
In the Dhamma revealed
by the noble ones,
the wise person
always delights.
=========================
Orang Bijaksana : 79
Ia yang mengenal Dhamma akan hidup berbahagia dengan pikiran yang tenang. Orang bijaksana selalu bergembira dalam ajaran yang dibabarkan oleh para Ariya.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
Drinking the Dhamma,
refreshed by the Dhamma,
one sleeps at ease
with clear awareness & calm.
In the Dhamma revealed
by the noble ones,
the wise person
always delights.
=========================
Orang Bijaksana : 79
Ia yang mengenal Dhamma akan hidup berbahagia dengan pikiran yang tenang. Orang bijaksana selalu bergembira dalam ajaran yang dibabarkan oleh para Ariya.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
Viber
Buddha
Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries from Theravada tradition
The Wise : 80
Irrigators guide the water.
Fletchers shape the arrow shaft.
Carpenters shape the wood.
The wise control themselves.
=========================
Orang Bijaksana : 80
Pembuat saluran air mengalirkan air, tukang panah meluruskan anak panah, tukang kayu melengkungkan kayu, orang bijaksana mengendalikan dirinya.
Join Vajrayana Tantrayana Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tantrayanabuddhism
Irrigators guide the water.
Fletchers shape the arrow shaft.
Carpenters shape the wood.
The wise control themselves.
=========================
Orang Bijaksana : 80
Pembuat saluran air mengalirkan air, tukang panah meluruskan anak panah, tukang kayu melengkungkan kayu, orang bijaksana mengendalikan dirinya.
Join Vajrayana Tantrayana Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tantrayanabuddhism
Telegram
Vajrayana Tantrayana Buddhism
Buddha teachings from the Vajrayana, esoteric, secret or Tantrayana vehicle
👍1
The Wise : 81
As a single slab of rock
won’t budge in the wind,
so the wise are not moved
by praise,
by blame.
=========================
Orang Bijaksana : 81
Bagaikan batu karang yang tak tergoncangkan oleh badai, demikian pula para bijaksana tidak akan terpengaruh oleh celaan maupun pujian.
Join Words of the Buddha, daily Buddha Dharma teachings on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAFqzqlj7FmI061PX17rxWMAtZ%2BRuso%2FH2KmHKZSgnv7v9DD8X0bDkKnZDr9JDq
As a single slab of rock
won’t budge in the wind,
so the wise are not moved
by praise,
by blame.
=========================
Orang Bijaksana : 81
Bagaikan batu karang yang tak tergoncangkan oleh badai, demikian pula para bijaksana tidak akan terpengaruh oleh celaan maupun pujian.
Join Words of the Buddha, daily Buddha Dharma teachings on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAFqzqlj7FmI061PX17rxWMAtZ%2BRuso%2FH2KmHKZSgnv7v9DD8X0bDkKnZDr9JDq
Viber
Words Of The Buddha
Daily teachings from Buddha Dharma
The Wise : 82
Like a deep lake,
clear, unruffled, & calm:
so the wise become clear,
calm,
on hearing words of the Dhamma.
=========================
Orang Bijaksana : 82
Bagaikan danau yang dalam, airnya jernih dan tenang. Demikian pula batin para orang bijaksana, menjadi tentram karena mendengarkan Dhamma.
Join Words of the Buddha - daily Buddha Dharma teachings on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/wordsofbuddha
Like a deep lake,
clear, unruffled, & calm:
so the wise become clear,
calm,
on hearing words of the Dhamma.
=========================
Orang Bijaksana : 82
Bagaikan danau yang dalam, airnya jernih dan tenang. Demikian pula batin para orang bijaksana, menjadi tentram karena mendengarkan Dhamma.
Join Words of the Buddha - daily Buddha Dharma teachings on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/wordsofbuddha
Telegram
Words of the Buddha
Daily teachings of Buddha Dharma
The Wise : 83
Everywhere, truly,
those of integrity
stand apart.
They, the good,
don’t chatter in hopes
of favor or gains.
When touched
now by pleasure,
now pain,
the wise give no sign
of high
or low.
=========================
Orang Bijaksana : 83
Orang bajik membuang kemelekatan terhadap sesuatu, orang suci tidak membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan nafsu keinginan. Dalam menghadapi kebahagiaan atau kemalangan, Orang bijaksana tidak menjadi gembira maupun kecewa.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/lorddivinebuddha
Everywhere, truly,
those of integrity
stand apart.
They, the good,
don’t chatter in hopes
of favor or gains.
When touched
now by pleasure,
now pain,
the wise give no sign
of high
or low.
=========================
Orang Bijaksana : 83
Orang bajik membuang kemelekatan terhadap sesuatu, orang suci tidak membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan nafsu keinginan. Dalam menghadapi kebahagiaan atau kemalangan, Orang bijaksana tidak menjadi gembira maupun kecewa.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/lorddivinebuddha
Telegram
Buddha
Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries
The Wise : 84
One who wouldn’t–
not for his own sake
nor that of another–
hanker for
wealth, a son, a kingdom, his own fulfillment,
by unrighteous means:
he is righteous, rich in virtue, discernment.
=========================
Orang Bijaksana : 84
Seseorang yang arif tidak berbuat jahat demi kepentingannya sendiri ataupun orang lain, demikian pula ia tidak menginginkan anak, kekayaan, pangkat atau keberhasilan dengan cara yang tidak benar. Orang seperti itulah yang sebenarnya luhur, bijaksana, dan berbudi.
Join Tibetan Buddhism - Vajrayana, Tantrayana and esoteric Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tibetanbuddha
One who wouldn’t–
not for his own sake
nor that of another–
hanker for
wealth, a son, a kingdom, his own fulfillment,
by unrighteous means:
he is righteous, rich in virtue, discernment.
=========================
Orang Bijaksana : 84
Seseorang yang arif tidak berbuat jahat demi kepentingannya sendiri ataupun orang lain, demikian pula ia tidak menginginkan anak, kekayaan, pangkat atau keberhasilan dengan cara yang tidak benar. Orang seperti itulah yang sebenarnya luhur, bijaksana, dan berbudi.
Join Tibetan Buddhism - Vajrayana, Tantrayana and esoteric Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tibetanbuddha
Telegram
Tibetan Buddhism Vajrayana Tantrayana esoteric tradition
Buddha Dharma teachings from the esoteric Vajrayana or Tantrayana Buddhism, includes all major schools Nyingma, Kagyu, Gelug, Sakya, Jonang and Bonpo.
The Wise : 85 - 89
Few are the people
who reach the Far Shore.
These others
simply scurry along
this shore.
But those who practice Dhamma
in line with the well-taught Dhamma,
will cross over the realm of Death
so hard to transcend.
Forsaking dark practices,
the wise person
should develop the bright,
having gone from home
to no-home
in seclusion, so hard to enjoy.
There he should wish for delight,
discarding sensuality–
he who has nothing.
He should cleanse himself–wise–
of what defiles the mind.
Whose minds are well-developed
in the factors for self-awakening,
who delight in non-clinging,
relinquishing grasping–
resplendent,
their effluents ended:
they, in the world,
are Unbound.
=========================
Orang Bijaksana : 85-89
Diantara umat manusia hanya sedikit yang dapat mencapai Pantai Seberang, sebagian besar hanya berjalan hilir mudik di tepi sebelah sini.
Mereka yang hidup sesuai dengan Dhamma yang telah diterangkan dengan baik, akan mencapai Pantai Seberang, menyeberangi alam kematian yang sangat sukar diseberangi.
Meninggalkan rumah dan pergi menempuh kehidupan tanpa rumah, demikian hendaknya orang bijaksana meninggalkan kebodohan, dan mengembangkan kebijaksanaan, Hendaknya ia mencari kebahagiaan pada ketidakmelekatan yang sulit didapat.
Dengan meninggalkan semua kesenangan indria dan kemelekatan, demikian hendaknya orang bijaksana membersihkan dirinya dari noda-noda pikiran.
Mereka yang telah menyempurnakan pikirannya dalam Tujuh Faktor Penerangan, yang tanpa ikatan, yang bergembira dengan batin yang bebas, yang telah bebas darj kekotoran batin, yang bersinar, maka sesungguhnya mereka telah mencapai Nibbana dalam kehidupan sekarang ini juga.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
Few are the people
who reach the Far Shore.
These others
simply scurry along
this shore.
But those who practice Dhamma
in line with the well-taught Dhamma,
will cross over the realm of Death
so hard to transcend.
Forsaking dark practices,
the wise person
should develop the bright,
having gone from home
to no-home
in seclusion, so hard to enjoy.
There he should wish for delight,
discarding sensuality–
he who has nothing.
He should cleanse himself–wise–
of what defiles the mind.
Whose minds are well-developed
in the factors for self-awakening,
who delight in non-clinging,
relinquishing grasping–
resplendent,
their effluents ended:
they, in the world,
are Unbound.
=========================
Orang Bijaksana : 85-89
Diantara umat manusia hanya sedikit yang dapat mencapai Pantai Seberang, sebagian besar hanya berjalan hilir mudik di tepi sebelah sini.
Mereka yang hidup sesuai dengan Dhamma yang telah diterangkan dengan baik, akan mencapai Pantai Seberang, menyeberangi alam kematian yang sangat sukar diseberangi.
Meninggalkan rumah dan pergi menempuh kehidupan tanpa rumah, demikian hendaknya orang bijaksana meninggalkan kebodohan, dan mengembangkan kebijaksanaan, Hendaknya ia mencari kebahagiaan pada ketidakmelekatan yang sulit didapat.
Dengan meninggalkan semua kesenangan indria dan kemelekatan, demikian hendaknya orang bijaksana membersihkan dirinya dari noda-noda pikiran.
Mereka yang telah menyempurnakan pikirannya dalam Tujuh Faktor Penerangan, yang tanpa ikatan, yang bergembira dengan batin yang bebas, yang telah bebas darj kekotoran batin, yang bersinar, maka sesungguhnya mereka telah mencapai Nibbana dalam kehidupan sekarang ini juga.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
Viber
Buddha
Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries from Theravada tradition
Dhammapada VII : Arahants
Arahants : 90
In one who has gone the full distance, is free from sorrow, is everywherefully released, has abandoned all bonds: no fever is found.
========================
Arahanta: 90
Orang yang telah menyelesaikan perjalanannya, Yang telah terbebas dari segala hal, Yang telah menghancurkan semua ikatan, maka dalam dirinya tidak ada lagi demam nafsu.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/lorddivinebuddha
Arahants : 90
In one who has gone the full distance, is free from sorrow, is everywherefully released, has abandoned all bonds: no fever is found.
========================
Arahanta: 90
Orang yang telah menyelesaikan perjalanannya, Yang telah terbebas dari segala hal, Yang telah menghancurkan semua ikatan, maka dalam dirinya tidak ada lagi demam nafsu.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/lorddivinebuddha
Telegram
Buddha
Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries
Arahants : 91
The mindful keep active, don’t delight in settling back.
They renounce every home,
like swans taking off from a lake.
========================
Arahanta: 91
Orang yang telah sadar dan menghilangkan kehidupan rumah tangga, tidak lagi terikat pada tempat kediaman. Bagaikan kawanan angsa yang meninggalkan kolam demi kolam, demikianlah mereka meninggalkan tempat kediaman demi tempat kediaman.
Join Tibetan Buddhism - Vajrayana, Tantrayana and esoteric Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tibetanbuddha
The mindful keep active, don’t delight in settling back.
They renounce every home,
like swans taking off from a lake.
========================
Arahanta: 91
Orang yang telah sadar dan menghilangkan kehidupan rumah tangga, tidak lagi terikat pada tempat kediaman. Bagaikan kawanan angsa yang meninggalkan kolam demi kolam, demikianlah mereka meninggalkan tempat kediaman demi tempat kediaman.
Join Tibetan Buddhism - Vajrayana, Tantrayana and esoteric Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tibetanbuddha
Telegram
Tibetan Buddhism Vajrayana Tantrayana esoteric tradition
Buddha Dharma teachings from the esoteric Vajrayana or Tantrayana Buddhism, includes all major schools Nyingma, Kagyu, Gelug, Sakya, Jonang and Bonpo.
Arahants : 92-93
Not hoarding,
having comprehended food,
their pasture–emptiness & freedom without sign: their course, like that of birds through space, can’t be traced.
Effluents ended, independent of nutriment, their pasture–emptiness & freedom without sign: their trail, like that of birds through space, can’t be traced.
========================
Arahanta: 92-93
Mereka yang tidak lagi mengumpulkan harta duniawi, yang sederhana dalam makanan, yang telah mencapai "Kebebasan Mutlak", maka jejak mereka tidak dapat dilacak, bagaikan burung-burung di angkasa.
Ia yang telah memusnahkan semua kekotoran batin, yang tidak lagi terikat pada makanan, yang telah menyadari Kebebasan Mutlak, maka jejaknya tidak dapat dilacak, bagaikan burung-burung di angkasa.
Join Vajrayana Tantrayana Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tantrayanabuddhism
Not hoarding,
having comprehended food,
their pasture–emptiness & freedom without sign: their course, like that of birds through space, can’t be traced.
Effluents ended, independent of nutriment, their pasture–emptiness & freedom without sign: their trail, like that of birds through space, can’t be traced.
========================
Arahanta: 92-93
Mereka yang tidak lagi mengumpulkan harta duniawi, yang sederhana dalam makanan, yang telah mencapai "Kebebasan Mutlak", maka jejak mereka tidak dapat dilacak, bagaikan burung-burung di angkasa.
Ia yang telah memusnahkan semua kekotoran batin, yang tidak lagi terikat pada makanan, yang telah menyadari Kebebasan Mutlak, maka jejaknya tidak dapat dilacak, bagaikan burung-burung di angkasa.
Join Vajrayana Tantrayana Buddhism on Telegram channel:
https://news.1rj.ru/str/tantrayanabuddhism
Telegram
Vajrayana Tantrayana Buddhism
Buddha teachings from the Vajrayana, esoteric, secret or Tantrayana vehicle
Arahants : 94-96
He whose senses are steadied like stallions
well-trained by the charioteer,
his conceit abandoned,
free of effluent,
Such:
even devas adore him.
Like the earth, he doesn’t react–cultured,
Such, like Indra’s pillar,
like a lake free of mud.
For him
–Such–
there’s no traveling on.
Calm is his mind,
calm his speech
& his deed:
one who’s released through right knowing,
pacified,
Such.
========================
Arahanta: 94-96
Ia yang telah menaklukkan dirinya, bagaikan seorang kusir mengendalikan kudanya, yang telah bebas dari kesombongan dan kekotoran batin, maka para dewa pun akan mengasihi orang suci seperti ini.
Bagaikan tanah, demikian pula orang suci. Tidak pernah marah, teguh pikirannya bagaikan tugu kota (indakhila), bersih tingkah lakunya bagaikan kolam tak berlumpur. Bagi orang suci seperti ini tak ada lagi siklus kehidupan.
Orang suci yang memiliki pengetahuan sejati, yang telah terbebas, damai dan seimbang batinnya, maka ucapan, perbuatan serta pikirannya senantiasa tenang.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
He whose senses are steadied like stallions
well-trained by the charioteer,
his conceit abandoned,
free of effluent,
Such:
even devas adore him.
Like the earth, he doesn’t react–cultured,
Such, like Indra’s pillar,
like a lake free of mud.
For him
–Such–
there’s no traveling on.
Calm is his mind,
calm his speech
& his deed:
one who’s released through right knowing,
pacified,
Such.
========================
Arahanta: 94-96
Ia yang telah menaklukkan dirinya, bagaikan seorang kusir mengendalikan kudanya, yang telah bebas dari kesombongan dan kekotoran batin, maka para dewa pun akan mengasihi orang suci seperti ini.
Bagaikan tanah, demikian pula orang suci. Tidak pernah marah, teguh pikirannya bagaikan tugu kota (indakhila), bersih tingkah lakunya bagaikan kolam tak berlumpur. Bagi orang suci seperti ini tak ada lagi siklus kehidupan.
Orang suci yang memiliki pengetahuan sejati, yang telah terbebas, damai dan seimbang batinnya, maka ucapan, perbuatan serta pikirannya senantiasa tenang.
Join Buddha channel, Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries, Theravada, Mahayana and Tantrayana / Vajrayana on Viber Channel:
https://invite.viber.com/?g2=AQAKw1y3rv%2F6sk61PI2W4izuIiaEZj8YZujhY1tSzL%2B07s7rFnVFDAd0bAYFaMLw
Viber
Buddha
Buddha dharma teachings from the suttas and commentaries from Theravada tradition