Cara Menemukan Grup dan Channel Anda
Tidak semua aplikasi Telegram memberikan fitur kepada pengguna untuk melihat daftar grup dan channel yang mereka buat atau kelola. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menemukannya.
Artikel: tginfo.me/how-to-find-my-chats-en
#FAQ
Tidak semua aplikasi Telegram memberikan fitur kepada pengguna untuk melihat daftar grup dan channel yang mereka buat atau kelola. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menemukannya.
Artikel: tginfo.me/how-to-find-my-chats-en
Artikel saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris
#FAQ
Telegram Info
How to Find my Groups And Channels
In this article, we tell you how to view the list of groups or channels in which you are the owner or administrator in Telegram applications.
👍3🔥2❤1
Denda dari Regulator eSafety Australia
Menurut The Guardian, Telegram terlambat memberikan informasi tentang langkah-langkah yang mereka lakukan untuk mengatasi terorisme serta materi yang berkaitan dengan ekstremisme dan eksploitasi anak, sampai 160 hari.
Beberapa perusahaan, termasuk Telegram, sudah diberi surat peringatan pada tanggal 18 Maret tahun lalu untuk memberikan informasi itu sebelum tanggal 6 Mei tahun lalu, tetapi Telegram baru menyerahkan datanya pada tanggal 13 Oktober tahun lalu.
Pihak regulator internet Australia sudah menetapkan denda untuk keterlambatan ini sebesar 957.780 dolar Australia, atau lebih dari 600.000 dolar Amerika. Sekarang platform ini punya waktu 28 hari untuk memilih: mengajukan banding atas denda, membayarnya, atau meminta tambahan waktu untuk membayar.
Dikatakan bahwa Telegram berniat mengajukan banding atas denda ini, karena mereka merasa denda itu “tidak adil dan terlalu besar”.
#Australia #denda
Menurut The Guardian, Telegram terlambat memberikan informasi tentang langkah-langkah yang mereka lakukan untuk mengatasi terorisme serta materi yang berkaitan dengan ekstremisme dan eksploitasi anak, sampai 160 hari.
Beberapa perusahaan, termasuk Telegram, sudah diberi surat peringatan pada tanggal 18 Maret tahun lalu untuk memberikan informasi itu sebelum tanggal 6 Mei tahun lalu, tetapi Telegram baru menyerahkan datanya pada tanggal 13 Oktober tahun lalu.
Pihak regulator internet Australia sudah menetapkan denda untuk keterlambatan ini sebesar 957.780 dolar Australia, atau lebih dari 600.000 dolar Amerika. Sekarang platform ini punya waktu 28 hari untuk memilih: mengajukan banding atas denda, membayarnya, atau meminta tambahan waktu untuk membayar.
Dikatakan bahwa Telegram berniat mengajukan banding atas denda ini, karena mereka merasa denda itu “tidak adil dan terlalu besar”.
#Australia #denda
Telegram Sedang Uji Coba 'Pesan Berbayar'
Pengguna telah memperhatikan bahwa Telegram sedang menguji pesan berbayar dalam obrolan pribadi dan grup.
Apa yang diketahui sekarang:
• Pengguna akan dapat menyesuaikan jumlah stars yang perlu mereka bayar untuk mengirim pesan.
• Pengaturan pesan berbayar akan tersedia di obrolan pribadi dan grup.
• Pengaturan pesan berbayar dapat bervariasi untuk jenis obrolan yang berbeda.
Belum ada data yang dapat diandalkan mengenai aspek lain dari fungsi masa mendatang. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia untuk beberapa pengguna dan hanya di server uji coba Telegram.
#stars
Pengguna telah memperhatikan bahwa Telegram sedang menguji pesan berbayar dalam obrolan pribadi dan grup.
Apa yang diketahui sekarang:
• Pengguna akan dapat menyesuaikan jumlah stars yang perlu mereka bayar untuk mengirim pesan.
• Pengaturan pesan berbayar akan tersedia di obrolan pribadi dan grup.
• Pengaturan pesan berbayar dapat bervariasi untuk jenis obrolan yang berbeda.
Belum ada data yang dapat diandalkan mengenai aspek lain dari fungsi masa mendatang. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia untuk beberapa pengguna dan hanya di server uji coba Telegram.
#stars
👍2
Informasi Lebih Lanjut Mengenai Lawan Bicara Anda
Versi beta Telegram untuk Android 11.8 kini menyediakan informasi tambahan mengenai pengguna yang memulai percakapan dengan Anda.
Aplikasi ini kini menampilkan:
• Negara yang menerbitkan nomor telepon pengguna
• Bulan dan tahun pendaftaran akun mereka
• Jumlah grup yang Anda berdua ikuti
• Status verifikasi akun mereka
Pembaruan ini sebelumnya diumumkan oleh Pavel Durov di channelnya.
#Android #beta
Versi beta Telegram untuk Android 11.8 kini menyediakan informasi tambahan mengenai pengguna yang memulai percakapan dengan Anda.
Aplikasi ini kini menampilkan:
• Negara yang menerbitkan nomor telepon pengguna
• Bulan dan tahun pendaftaran akun mereka
• Jumlah grup yang Anda berdua ikuti
• Status verifikasi akun mereka
Pembaruan ini sebelumnya diumumkan oleh Pavel Durov di channelnya.
#Android #beta
❤4
Pesan Berbayar di Grup
Di server uji Telegram, pengguna kini dapat mengatur biaya untuk mengirim pesan di grup mereka. Fitur terbaru ini telah diperkenalkan dan saat ini berfungsi dengan mekanisme sebagai berikut:
Pengaturan
• Pengguna dapat mengaktifkan fitur pesan berbayar melalui bagian "Perizinan" pada layar pengaturan grup.
• Hanya admin yang memiliki hak "Blokir Pengguna" yang berwenang untuk mengatur biaya pengiriman pesan.
• Fitur ini eksklusif tersedia untuk supergroup dan tidak dapat digunakan pada grup biasa.
• Ketika fitur ini diaktifkan, anggota grup biasa diwajibkan membayar untuk setiap pesan yang mereka kirim ke grup tersebut, sementara pengiriman pesan tetap gratis bagi admin.
• Dari total stars yang dibayarkan anggota, 85% akan masuk ke kas grup, sedangkan 15% sisanya dialokasikan untuk Telegram. Hanya pemilik grup yang memiliki akses untuk melihat dan menarik saldo grup tersebut.
Mengirim Pesan
• Jika opsi pesan berbayar diaktifkan, pengguna akan melihat teks panduan di bidang input kosong. Tombol kirim biasa akan digantikan dengan tombol yang menampilkan harga serta gambar stars.
• Setiap anggota grup biasa harus membayar sejumlah stars yang telah ditetapkan oleh admin untuk mengirim satu pesan.
• Pada grup dengan sistem pesan berbayar, penjadwalan pesan tidak dapat dilakukan. Pesan yang telah dijadwalkan sebelum fitur ini aktif juga tidak akan terkirim sesuai waktu yang ditentukan.
• Tidak ada biaya tambahan untuk mengedit pesan yang sudah terkirim.
• Pengiriman album berisi beberapa media akan dikenakan biaya setara dengan pengiriman satu pesan, sama seperti jika setiap media dikirim secara terpisah.
Kami mengingatkan bahwa otorisasi pada server uji masih belum stabil, demikian pula dengan proses pembelian stars. Pembahasan terkait kendala ini dilarang dilakukan di grup resmi.
#Android #beta
Di server uji Telegram, pengguna kini dapat mengatur biaya untuk mengirim pesan di grup mereka. Fitur terbaru ini telah diperkenalkan dan saat ini berfungsi dengan mekanisme sebagai berikut:
Pengaturan
• Pengguna dapat mengaktifkan fitur pesan berbayar melalui bagian "Perizinan" pada layar pengaturan grup.
• Hanya admin yang memiliki hak "Blokir Pengguna" yang berwenang untuk mengatur biaya pengiriman pesan.
• Fitur ini eksklusif tersedia untuk supergroup dan tidak dapat digunakan pada grup biasa.
• Ketika fitur ini diaktifkan, anggota grup biasa diwajibkan membayar untuk setiap pesan yang mereka kirim ke grup tersebut, sementara pengiriman pesan tetap gratis bagi admin.
• Dari total stars yang dibayarkan anggota, 85% akan masuk ke kas grup, sedangkan 15% sisanya dialokasikan untuk Telegram. Hanya pemilik grup yang memiliki akses untuk melihat dan menarik saldo grup tersebut.
Mengirim Pesan
• Jika opsi pesan berbayar diaktifkan, pengguna akan melihat teks panduan di bidang input kosong. Tombol kirim biasa akan digantikan dengan tombol yang menampilkan harga serta gambar stars.
• Setiap anggota grup biasa harus membayar sejumlah stars yang telah ditetapkan oleh admin untuk mengirim satu pesan.
• Pada grup dengan sistem pesan berbayar, penjadwalan pesan tidak dapat dilakukan. Pesan yang telah dijadwalkan sebelum fitur ini aktif juga tidak akan terkirim sesuai waktu yang ditentukan.
• Tidak ada biaya tambahan untuk mengedit pesan yang sudah terkirim.
• Pengiriman album berisi beberapa media akan dikenakan biaya setara dengan pengiriman satu pesan, sama seperti jika setiap media dikirim secara terpisah.
Kami mengingatkan bahwa otorisasi pada server uji masih belum stabil, demikian pula dengan proses pembelian stars. Pembahasan terkait kendala ini dilarang dilakukan di grup resmi.
#Android #beta
Pengguna Telegram Indonesia Non-Premium Tidak Bisa Unggah Cerita
Belakangan ini, beberapa pengguna Telegram di Indonesia melaporkan bahwa mereka tidak bisa mengunggah cerita, terutama untuk pengguna yang tidak berlangganan Telegram Premium.
Sebelumnya Telegram sudah mengumumkan bahwa fitur cerita bisa digunakan oleh semua pengguna, tidak hanya pelanggan premium. Namun, saat ini tampaknya ada batasan baru yang membuat pengguna non-premium melaporkan tidak bisa mengunggah cerita.
Bisakah Anda memposting cerita dari nomor telepon Indonesia tanpa premium saat ini? Mohon beritahu kami di komentar💬
#cerita #premium
Belakangan ini, beberapa pengguna Telegram di Indonesia melaporkan bahwa mereka tidak bisa mengunggah cerita, terutama untuk pengguna yang tidak berlangganan Telegram Premium.
Sebelumnya Telegram sudah mengumumkan bahwa fitur cerita bisa digunakan oleh semua pengguna, tidak hanya pelanggan premium. Namun, saat ini tampaknya ada batasan baru yang membuat pengguna non-premium melaporkan tidak bisa mengunggah cerita.
Bisakah Anda memposting cerita dari nomor telepon Indonesia tanpa premium saat ini? Mohon beritahu kami di komentar💬
#cerita #premium
😢10👍1😱1
Apa bisa Anda unggah cerita tanpa Telegram Premium?
Final Results
7%
Ya
56%
Tidak
37%
Saya punya Telegram Premium
Telegram Memperketat Batasan Unggahan Cerita
Telegram telah memberlakukan batasan yang lebih ketat untuk pengguna non-Premium dalam mengunggah cerita. Kini, pengguna yang tidak berlangganan Telegram Premium hanya dapat memposting 1 cerita per hari, 3 cerita per minggu, dan 10 cerita per bulan. Selain itu, daftar negara yang memerlukan langganan Premium untuk memposting cerita telah diperluas, mencakup setidaknya Inggris, Jerman, dan Indonesia. Belum ada verifikasi mengenai apakah negara lain juga terkena dampak, dan belum diketahui apakah perubahan ini disengaja atau merupakan kesalahan.
Pengguna dengan nomor telepon dari Rusia, Ukraina, India, dan Iran juga tetap tidak dapat mengunggah cerita tanpa berlangganan Premium.
Berikut adalah daftar negara yang diketahui tidak dapat memposting cerita secara gratis:
• Republik Ceko
• Siprus
• Jerman
• India
• Indonesia
• Iran
• Israel
• Italia
• Rusia
• Spanyol
• Ukraina
Sebagai informasi, saat fitur cerita pertama kali diperkenalkan, Telegram mengizinkan pengguna non-Premium untuk memposting hingga 3 cerita gratis per hari. Namun, pada awal Februari, batasan tersebut dikurangi menjadi 2 cerita per hari, dan kini semakin diperketat dengan kebijakan terbaru ini.
#premium #cerita
Telegram telah memberlakukan batasan yang lebih ketat untuk pengguna non-Premium dalam mengunggah cerita. Kini, pengguna yang tidak berlangganan Telegram Premium hanya dapat memposting 1 cerita per hari, 3 cerita per minggu, dan 10 cerita per bulan. Selain itu, daftar negara yang memerlukan langganan Premium untuk memposting cerita telah diperluas, mencakup setidaknya Inggris, Jerman, dan Indonesia. Belum ada verifikasi mengenai apakah negara lain juga terkena dampak, dan belum diketahui apakah perubahan ini disengaja atau merupakan kesalahan.
Pengguna dengan nomor telepon dari Rusia, Ukraina, India, dan Iran juga tetap tidak dapat mengunggah cerita tanpa berlangganan Premium.
Berikut adalah daftar negara yang diketahui tidak dapat memposting cerita secara gratis:
• Republik Ceko
• Siprus
• Jerman
• India
• Indonesia
• Iran
• Israel
• Italia
• Rusia
• Spanyol
• Ukraina
Sebagai informasi, saat fitur cerita pertama kali diperkenalkan, Telegram mengizinkan pengguna non-Premium untuk memposting hingga 3 cerita gratis per hari. Namun, pada awal Februari, batasan tersebut dikurangi menjadi 2 cerita per hari, dan kini semakin diperketat dengan kebijakan terbaru ini.
#premium #cerita
Telegram untuk Android dan iOS Diperbarui ke Versi 11.8
Fitur berikut kini tersedia untuk pengguna dalam versi terbaru aplikasi:
Pesan Berbayar
Pengguna yang berlangganan Telegram Premium kini dapat menetapkan biaya untuk pesan pribadi. Kontak dan pihak yang dikecualikan tidak dikenakan biaya. Opsi fitur ini berada di “Pengaturan › Privasi dan Keamanan › Perpesanan”. Saat memilih “Kenakan Biaya untuk Pesan”, Anda dapat memilih jumlah stars yang diperlukan untuk mengirim pesan serta pengguna yang dibebaskan dari biaya. 85% stars yang digunakan untuk biaya akan diberikan ke penerima pesan, sedangkan 15% sisanya menjadi milik Telegram.
Pesan Berbayar dalam Grup
Grup juga dapat menetapkan biaya untuk mengirim pesan, mengharuskan anggota biasa membayar biaya yang ditentukan untuk setiap pesan yang dikirim. Saat fitur ini diaktifkan, pesan tidak dapat dijadwalkan, dan pesan terjadwal yang sudah ada akan gagal terkirim. Seperti biaya pesan di obrolan 1-on-1, 85% stars diberikan ke grup, dan 15% sisanya menjadi milik Telegram.
Penarikan Stars
Pengguna kini dapat menarik stars dari saldo pribadi melalui platform Fragment.com. Tombol terkait tersedia di bagian “Stars Saya” dalam pengaturan aplikasi.
Premium dengan Stars
Pengguna kini dapat memberikan hadiah atau membeli langganan Premium menggunakan stars. Saat ini, biayanya adalah:
• 3 bulan: 1.000 stars
• 6 bulan: 1.500 stars
• 1 tahun: 2.500 stars
Detail Tambahan Tentang Rekan Obrolan
Aplikasi kini menyediakan informasi tambahan tentang pengguna yang memulai obrolan dengan Anda:
• Negara penerbit nomor telepon pengguna
• Bulan dan tahun pendaftaran akun
• Jumlah grup bersama
• Status akun resmi Telegram
• Status verifikasi pihak ketiga
• Apakah foto profil atau nama akun diubah dalam beberapa hari terakhir.
Menyematkan Hadiah Eklusif di Profil
Pengguna kini dapat menyematkan hadiah eklusif di profil melalui “Profil Saya › Hadiah”. Caranya: tekan lama hadiah yang diinginkan, lalu pilih “Sematkan”. Hadiah yang disematkan akan ditampilkan di bagian atas profil pemiliknya, selain di urutan teratas daftar hadiah publik. Hadiah pertama yang disematkan akan muncul di atas foto profil pemilik.
Mentransmisikan Konten dari Telegram Menggunakan Google Cast
Pengguna kini dapat mentransmisikan media (seperti video, foto, dan musik) ke perangkat yang mendukung protokol Google Cast. Fungsi ini tersedia dari penampil media dan pemutar musik.
Artikel: telegram.org/blog/star-messages-gateway-2-0-and-more/id
Cara Memperbarui
• Android: Unduh dari Google Play, APK dari situs resmi, atau channel terverifikasi.
• iOS: Unduh dari App Store.
#pembaruan #Android #iOS
Fitur berikut kini tersedia untuk pengguna dalam versi terbaru aplikasi:
Pesan Berbayar
Pengguna yang berlangganan Telegram Premium kini dapat menetapkan biaya untuk pesan pribadi. Kontak dan pihak yang dikecualikan tidak dikenakan biaya. Opsi fitur ini berada di “Pengaturan › Privasi dan Keamanan › Perpesanan”. Saat memilih “Kenakan Biaya untuk Pesan”, Anda dapat memilih jumlah stars yang diperlukan untuk mengirim pesan serta pengguna yang dibebaskan dari biaya. 85% stars yang digunakan untuk biaya akan diberikan ke penerima pesan, sedangkan 15% sisanya menjadi milik Telegram.
Pesan Berbayar dalam Grup
Grup juga dapat menetapkan biaya untuk mengirim pesan, mengharuskan anggota biasa membayar biaya yang ditentukan untuk setiap pesan yang dikirim. Saat fitur ini diaktifkan, pesan tidak dapat dijadwalkan, dan pesan terjadwal yang sudah ada akan gagal terkirim. Seperti biaya pesan di obrolan 1-on-1, 85% stars diberikan ke grup, dan 15% sisanya menjadi milik Telegram.
Penarikan Stars
Pengguna kini dapat menarik stars dari saldo pribadi melalui platform Fragment.com. Tombol terkait tersedia di bagian “Stars Saya” dalam pengaturan aplikasi.
Premium dengan Stars
Pengguna kini dapat memberikan hadiah atau membeli langganan Premium menggunakan stars. Saat ini, biayanya adalah:
• 3 bulan: 1.000 stars
• 6 bulan: 1.500 stars
• 1 tahun: 2.500 stars
Detail Tambahan Tentang Rekan Obrolan
Aplikasi kini menyediakan informasi tambahan tentang pengguna yang memulai obrolan dengan Anda:
• Negara penerbit nomor telepon pengguna
• Bulan dan tahun pendaftaran akun
• Jumlah grup bersama
• Status akun resmi Telegram
• Status verifikasi pihak ketiga
• Apakah foto profil atau nama akun diubah dalam beberapa hari terakhir.
Menyematkan Hadiah Eklusif di Profil
Pengguna kini dapat menyematkan hadiah eklusif di profil melalui “Profil Saya › Hadiah”. Caranya: tekan lama hadiah yang diinginkan, lalu pilih “Sematkan”. Hadiah yang disematkan akan ditampilkan di bagian atas profil pemiliknya, selain di urutan teratas daftar hadiah publik. Hadiah pertama yang disematkan akan muncul di atas foto profil pemilik.
Mentransmisikan Konten dari Telegram Menggunakan Google Cast
Pengguna kini dapat mentransmisikan media (seperti video, foto, dan musik) ke perangkat yang mendukung protokol Google Cast. Fungsi ini tersedia dari penampil media dan pemutar musik.
Artikel: telegram.org/blog/star-messages-gateway-2-0-and-more/id
Cara Memperbarui
• Android: Unduh dari Google Play, APK dari situs resmi, atau channel terverifikasi.
• iOS: Unduh dari App Store.
#pembaruan #Android #iOS
👍5
Telegram Desktop Telah Diperbarui ke Versi 5.12.2
Yang baru:
• Menetapkan biaya untuk pesan masuk dari pengguna tidak dikenal.
• Menetapkan biaya untuk pesan dalam grup atau komentar channel.
• Menampilkan informasi tentang pengirim pesan.
• Menyematkan hadiah di profil Anda.
Unduh: Situs web resmi atau GitHub.
#pembaruan #desktop
Yang baru:
• Menetapkan biaya untuk pesan masuk dari pengguna tidak dikenal.
• Menetapkan biaya untuk pesan dalam grup atau komentar channel.
• Menampilkan informasi tentang pengirim pesan.
• Menyematkan hadiah di profil Anda.
Unduh: Situs web resmi atau GitHub.
#pembaruan #desktop
👍1
Telegram Mungkin Memperkenalkan Akun 'Beku' untuk Pelanggar Aturan
Editor @tginfoid telah menemukan rangkaian baru dalam kode sumber Unigram, yang mengindikasikan bahwa aplikasi messenger tersebut akan segera memperkenalkan kemampuan untuk menempatkan akun pengguna ke dalam status "beku" dalam pembaruan mendatang.
Berdasarkan rangkaian ini, seseorang dapat berspekulasi:
• Akun dapat dibekukan karena melanggar Syarat dan Ketentuan Telegram.
• Saat dibekukan, pengguna “dapat mengakses akun mereka tetapi tidak dapat mengirim pesan atau melakukan tindakan apa pun”. Akun yang dibekukan akan beroperasi dalam “mode baca-saja”. Agaknya, pembatasan ini bahkan akan meluas ke pengiriman pesan pribadi dengan kontak.
• Telegram dapat menawarkan opsi kepada pengguna untuk mengajukan banding atas keputusan ini melalui @SpamBot. Jika pembekuan tidak dicabut, akun akan dihapus.
• Ada kemungkinan pengguna lain mungkin melihat indikator khusus pada profil akun yang dibekukan.
• Masih belum jelas apakah “pembekuan” akan digunakan untuk semua akun yang diblokir secara permanen sebelum dihapus.
Fitur ini masih dalam tahap pengembangan, dan informasi di atas merupakan asumsi dari editor @tginfoid. Rinciannya mungkin tidak akurat atau dapat berubah di kemudian hari.
#antispam
Editor @tginfoid telah menemukan rangkaian baru dalam kode sumber Unigram, yang mengindikasikan bahwa aplikasi messenger tersebut akan segera memperkenalkan kemampuan untuk menempatkan akun pengguna ke dalam status "beku" dalam pembaruan mendatang.
Berdasarkan rangkaian ini, seseorang dapat berspekulasi:
• Akun dapat dibekukan karena melanggar Syarat dan Ketentuan Telegram.
• Saat dibekukan, pengguna “dapat mengakses akun mereka tetapi tidak dapat mengirim pesan atau melakukan tindakan apa pun”. Akun yang dibekukan akan beroperasi dalam “mode baca-saja”. Agaknya, pembatasan ini bahkan akan meluas ke pengiriman pesan pribadi dengan kontak.
• Telegram dapat menawarkan opsi kepada pengguna untuk mengajukan banding atas keputusan ini melalui @SpamBot. Jika pembekuan tidak dicabut, akun akan dihapus.
• Ada kemungkinan pengguna lain mungkin melihat indikator khusus pada profil akun yang dibekukan.
• Masih belum jelas apakah “pembekuan” akan digunakan untuk semua akun yang diblokir secara permanen sebelum dihapus.
Fitur ini masih dalam tahap pengembangan, dan informasi di atas merupakan asumsi dari editor @tginfoid. Rinciannya mungkin tidak akurat atau dapat berubah di kemudian hari.
#antispam
👍5
Beberapa Detail tentang Moderasi Telegram dari Investigasi eSafety
Telegram dikenal sangat tertutup terkait struktur dan proses internalnya. Namun, seiring pertumbuhan jumlah pengguna, tekanan pada perusahaan pun meningkat: regulator di berbagai negara menuntut transparansi lebih besar, terutama dalam hal keamanan pengguna.
Pada Maret 2024, regulator keamanan internet Australia, eSafety, memulai investigasi terhadap praktik moderasi Telegram. Editor @tginfo telah mempelajari dokumen yang diterbitkan, di mana aplikasi perpesanan ini mengungkap beberapa detail tentang operasi sistem yang memblokir konten ilegal kepada regulator.
Jika Anda tertarik memahami:
• Cara Telegram menyeimbangkan privasi dan keamanan
• Berapa banyak laporan yang diproses oleh moderator versus algoritme
• Cara kerja pemindaian konten otomatis
kami merekomendasikan untuk membaca analisis lengkap kami.
Artikel: tginfo.me/esafety-analysis-en/
#antispam
Telegram dikenal sangat tertutup terkait struktur dan proses internalnya. Namun, seiring pertumbuhan jumlah pengguna, tekanan pada perusahaan pun meningkat: regulator di berbagai negara menuntut transparansi lebih besar, terutama dalam hal keamanan pengguna.
Pada Maret 2024, regulator keamanan internet Australia, eSafety, memulai investigasi terhadap praktik moderasi Telegram. Editor @tginfo telah mempelajari dokumen yang diterbitkan, di mana aplikasi perpesanan ini mengungkap beberapa detail tentang operasi sistem yang memblokir konten ilegal kepada regulator.
Jika Anda tertarik memahami:
• Cara Telegram menyeimbangkan privasi dan keamanan
• Berapa banyak laporan yang diproses oleh moderator versus algoritme
• Cara kerja pemindaian konten otomatis
kami merekomendasikan untuk membaca analisis lengkap kami.
Artikel saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris
Artikel: tginfo.me/esafety-analysis-en/
#antispam
Telegram Info
Some Details About Moderation in Telegram From Australian Regulator’s Investigation
An excerpt of the most interesting facts from eSafety's investigation into how Telegram moderation works
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Berbagai Layanan Kini Mengirimkan Kode Verifikasi melalui Telegram
Pada bulan Oktober 2024, Telegram meluncurkan Gateway — solusi baru untuk mengirimkan kode autentikasi satu kali langsung ke nomor telepon.
• Telegram Gateway memungkinkan situs web dan aplikasi mengirimkan kode autentikasi kepada pengguna melalui nomor telepon yang terhubung ke akun Telegram mereka.
• Layanan ini menyediakan alternatif terhadap pesan SMS yang kurang dapat diandalkan dan lebih mahal.
• Layanan serupa ditawarkan oleh WhatsApp dan Viber. Telegram mengklaim versinya lebih terjangkau dibandingkan pesaingnya.
• Kode tiba melalui bot @VerificationCodes, yang dapat menghubungi pengguna meskipun mereka belum pernah berinteraksi dengannya sebelumnya.
• Perusahaan hanya dapat mengirimkan kode yang berisi antara 4 dan 8 karakter.
Selama beberapa bulan terakhir, semakin banyak pengguna di seluruh dunia melaporkan menerima kode verifikasi di Telegram dari layanan terkemuka seperti Facebook, Google, Amazon, PSN, Coinbase, dan Tinder. Karena layanan ini tampaknya menggunakan Telegram Gateway secara selektif daripada konsisten, editor @tginfo tidak dapat memastikan apakah semua perusahaan yang disebutkan secara aktif menggunakan Telegram Gateway.
@tginfo tidak yakin apakah platform ini memiliki kemitraan langsung dengan Telegram atau apakah perantara telah mengintegrasikan layanan Gateway secara independen. Selain itu, tidak ada pengumuman publik atau penyebutan kolaborasi semacam itu dari penyedia gateway SMS yang mapan yang dapat ditemukan oleh tim editorial kami.
Dalam kasus yang diketahui @tginfo, layanan yang disebutkan tidak memberikan indikasi spesifik kapan kode dikirim melalui Telegram, biasanya malah menyatakan bahwa kode tersebut dikirim melalui SMS.
#gateway
Pada bulan Oktober 2024, Telegram meluncurkan Gateway — solusi baru untuk mengirimkan kode autentikasi satu kali langsung ke nomor telepon.
• Telegram Gateway memungkinkan situs web dan aplikasi mengirimkan kode autentikasi kepada pengguna melalui nomor telepon yang terhubung ke akun Telegram mereka.
• Layanan ini menyediakan alternatif terhadap pesan SMS yang kurang dapat diandalkan dan lebih mahal.
• Layanan serupa ditawarkan oleh WhatsApp dan Viber. Telegram mengklaim versinya lebih terjangkau dibandingkan pesaingnya.
• Kode tiba melalui bot @VerificationCodes, yang dapat menghubungi pengguna meskipun mereka belum pernah berinteraksi dengannya sebelumnya.
• Perusahaan hanya dapat mengirimkan kode yang berisi antara 4 dan 8 karakter.
Selama beberapa bulan terakhir, semakin banyak pengguna di seluruh dunia melaporkan menerima kode verifikasi di Telegram dari layanan terkemuka seperti Facebook, Google, Amazon, PSN, Coinbase, dan Tinder. Karena layanan ini tampaknya menggunakan Telegram Gateway secara selektif daripada konsisten, editor @tginfo tidak dapat memastikan apakah semua perusahaan yang disebutkan secara aktif menggunakan Telegram Gateway.
@tginfo tidak yakin apakah platform ini memiliki kemitraan langsung dengan Telegram atau apakah perantara telah mengintegrasikan layanan Gateway secara independen. Selain itu, tidak ada pengumuman publik atau penyebutan kolaborasi semacam itu dari penyedia gateway SMS yang mapan yang dapat ditemukan oleh tim editorial kami.
Dalam kasus yang diketahui @tginfo, layanan yang disebutkan tidak memberikan indikasi spesifik kapan kode dikirim melalui Telegram, biasanya malah menyatakan bahwa kode tersebut dikirim melalui SMS.
#gateway
👍3❤2
Telegram Memperpendek Masa Tukar Hadiah ke Stars secara Surut Menjadi 7 Hari
Mulai 17 Maret, Telegram kini hanya mengizinkan pengguna menukar hadiah yang diterima menjadi stars dalam 7 hari setelah menerimanya. Setelah jangka waktu ini berlalu, tombol “Jual” pada layar hadiah akan menghilang.
Telegram tidak memberi tahu pengguna sebelumnya tentang perubahan ini. Sebelumnya, hadiah bisa ditukar menjadi stars hingga 90 hari setelah diterima.
Telegram mungkin akan terus melakukan perubahan serupa tanpa pemberitahuan di masa depan. Para editor @tginfo menyarankan pengguna untuk tidak menunda penukaran hadiah menjadi stars.
#stars #hadiah
Mulai 17 Maret, Telegram kini hanya mengizinkan pengguna menukar hadiah yang diterima menjadi stars dalam 7 hari setelah menerimanya. Setelah jangka waktu ini berlalu, tombol “Jual” pada layar hadiah akan menghilang.
❗️ Dalam beberapa kasus, tombol “Jual” mungkin masih terlihat, tetapi saat mengetuknya akan menampilkan pesan kesalahan.
Telegram tidak memberi tahu pengguna sebelumnya tentang perubahan ini. Sebelumnya, hadiah bisa ditukar menjadi stars hingga 90 hari setelah diterima.
❗️ Batas 7 hari ini berlaku surut, bahkan untuk hadiah yang diterima sebelum perubahan diberlakukan. Hadiah yang diperoleh sebelum 11 Maret 2025 tidak dapat lagi ditukar menjadi stars — meskipun Telegram awalnya menjanjikan masa tukar 90 hari saat hadiah diterima.
Telegram mungkin akan terus melakukan perubahan serupa tanpa pemberitahuan di masa depan. Para editor @tginfo menyarankan pengguna untuk tidak menunda penukaran hadiah menjadi stars.
#stars #hadiah
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Telegram Melampaui Satu Miliar Pengguna Aktif Bulanan
Pavel Durov mengumumkan di channelnya bahwa Telegram telah melampaui 1 miliar pengguna aktif bulanan. Pencapaian ini menjadikan aplikasi perpesanan tersebut sebagai yang kedua paling populer di dunia setelah WhatsApp (tidak termasuk WeChat dari Tiongkok).
Rata-rata, pengguna membuka Telegram sekitar 21 kali sehari dan menghabiskan 41 menit per hari di aplikasi ini. Pavel juga menyoroti keuntungan sebesar US$547 juta untuk tahun 2024.
#statistik
Pavel Durov mengumumkan di channelnya bahwa Telegram telah melampaui 1 miliar pengguna aktif bulanan. Pencapaian ini menjadikan aplikasi perpesanan tersebut sebagai yang kedua paling populer di dunia setelah WhatsApp (tidak termasuk WeChat dari Tiongkok).
Rata-rata, pengguna membuka Telegram sekitar 21 kali sehari dan menghabiskan 41 menit per hari di aplikasi ini. Pavel juga menyoroti keuntungan sebesar US$547 juta untuk tahun 2024.
#statistik
Iklan di hasil pencarian global
Dalam Telegram untuk Android versi beta 11.9, ditemukan string yang menunjukkan kemungkinan munculnya iklan di hasil pencarian dalam aplikasi messenger tersebut.
Berdasarkan baris yang ditemukan, unit iklan baru akan berfungsi seperti ini:
• Iklan hanya akan bergantung pada permintaan pencarian dan tidak akan menggunakan data pribadi pengguna.
• Pelanggan Telegram Premium akan dapat menonaktifkan iklan sepenuhnya dengan tombol khusus.
• Siapa pun dapat memasang iklan mereka di hasil pencarian melalui platform periklanan Telegram.
#Periklanan #Pencarian
Dalam Telegram untuk Android versi beta 11.9, ditemukan string yang menunjukkan kemungkinan munculnya iklan di hasil pencarian dalam aplikasi messenger tersebut.
Berdasarkan baris yang ditemukan, unit iklan baru akan berfungsi seperti ini:
• Iklan hanya akan bergantung pada permintaan pencarian dan tidak akan menggunakan data pribadi pengguna.
• Pelanggan Telegram Premium akan dapat menonaktifkan iklan sepenuhnya dengan tombol khusus.
• Siapa pun dapat memasang iklan mereka di hasil pencarian melalui platform periklanan Telegram.
#Periklanan #Pencarian
Langganan Mingguan Telegram Premium untuk Menerima Pesan SMS
Versi beta Telegram untuk Android 11.9 menyebutkan langganan mingguan Telegram Premium.
Platform mungkin membatasi kemampuan beberapa pengguna untuk menerima pesan SMS berisi kode satu kali. Aplikasi perpesanan ini bisa mulai meminta pengguna tersebut untuk berlangganan Telegram Premium selama 1 minggu.
Harga langganan ini belum diketahui saat ini.
#SMS #Premium
Versi beta Telegram untuk Android 11.9 menyebutkan langganan mingguan Telegram Premium.
Platform mungkin membatasi kemampuan beberapa pengguna untuk menerima pesan SMS berisi kode satu kali. Aplikasi perpesanan ini bisa mulai meminta pengguna tersebut untuk berlangganan Telegram Premium selama 1 minggu.
Harga langganan ini belum diketahui saat ini.
❗️ Pada 2021, biaya otorisasi SMS mencapai seperempat dari total pengeluaran perusahaan.
#SMS #Premium
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Telegram untuk Android dan iOS diperbarui ke versi 11.9
Versi baru aplikasi ini memberi pengguna fungsi-fungsi berikut:
Pengaturan Privasi Hadiah Baru
Pengguna kini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan jenis hadiah yang ingin mereka terima dari pengguna lain:
• hadiah terbatas;
• hadiah tersedia;
• hadiah unik;
• Langganan hadiah Telegram Premium.
Selain itu, Anda sekarang dapat mengaktifkan tampilan tombol hadiah di kolom masukan pesan dalam obrolan pribadi.
Pengaturan izin chatbot
Pengguna kini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan hak chatbot secara fleksibel dari paket fitur “Telegram for Business”. Semua pengaturan dibagi menjadi empat kelompok:
• Manajemen pesan
• Manajemen profil
• Kelola hadiah dan stars
• Kelola cerita
Untuk melihat pengaturan hak chatbot secara rinci, Anda harus menambahkannya terlebih dahulu di bagian "Telegram Business › Chatbot". Fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan Telegram Premium.
Selain itu, fitur-fitur berikut telah muncul di aplikasi:
• pesan layanan mengenai kembalinya stars yang dibayar untuk mengirim pesan pribadi.
• animasi saat mengetuk dan tahan hadiah;
• pemberitahuan tercapainya batas hadiah yang disematkan (6 pcs.), yang memungkinkan Anda untuk membatalkan penyematan salah satu hadiah yang disematkan sebelumnya;
• dukungan untuk penyimpanan data lokal untuk mini app.
Unduh pembaruan
• Android: Google Play, APK dari situs web resmi atau channel terverifikasi.
• iOS: App Store
#Pembaruan #Android #iOS
Versi baru aplikasi ini memberi pengguna fungsi-fungsi berikut:
Pengaturan Privasi Hadiah Baru
Pengguna kini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan jenis hadiah yang ingin mereka terima dari pengguna lain:
• hadiah terbatas;
• hadiah tersedia;
• hadiah unik;
• Langganan hadiah Telegram Premium.
Selain itu, Anda sekarang dapat mengaktifkan tampilan tombol hadiah di kolom masukan pesan dalam obrolan pribadi.
Pengaturan izin chatbot
Pengguna kini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan hak chatbot secara fleksibel dari paket fitur “Telegram for Business”. Semua pengaturan dibagi menjadi empat kelompok:
• Manajemen pesan
• Manajemen profil
• Kelola hadiah dan stars
• Kelola cerita
Untuk melihat pengaturan hak chatbot secara rinci, Anda harus menambahkannya terlebih dahulu di bagian "Telegram Business › Chatbot". Fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan Telegram Premium.
Selain itu, fitur-fitur berikut telah muncul di aplikasi:
• pesan layanan mengenai kembalinya stars yang dibayar untuk mengirim pesan pribadi.
• animasi saat mengetuk dan tahan hadiah;
• pemberitahuan tercapainya batas hadiah yang disematkan (6 pcs.), yang memungkinkan Anda untuk membatalkan penyematan salah satu hadiah yang disematkan sebelumnya;
• dukungan untuk penyimpanan data lokal untuk mini app.
Unduh pembaruan
• Android: Google Play, APK dari situs web resmi atau channel terverifikasi.
• iOS: App Store
#Pembaruan #Android #iOS
Telegram Desktop Telah Diperbarui ke Versi 5.13.0
Apa yang baru:
• Izinkan pemindahan hadiah unik saya dari bagian Kirim Hadiah.
• Edit jenis hadiah yang Anda terima di Pengaturan > Privasi dan Keamanan.
• Geser navigasi menggunakan gerakan menggeser pada panel sentuh/layar sentuh.
• Pilih tindakan cepat daftar obrolan untuk menggeser atau klik tengah.
Unduh: situs web resmi atau GitHub.
#pembaruan #desktop
Apa yang baru:
• Izinkan pemindahan hadiah unik saya dari bagian Kirim Hadiah.
• Edit jenis hadiah yang Anda terima di Pengaturan > Privasi dan Keamanan.
• Geser navigasi menggunakan gerakan menggeser pada panel sentuh/layar sentuh.
• Pilih tindakan cepat daftar obrolan untuk menggeser atau klik tengah.
Unduh: situs web resmi atau GitHub.
#pembaruan #desktop
Waspada Penipuan Telegram! Jangan Mudah Tertipu dengan Iming-Iming Verifikasi
Belakangan ini, semakin banyak laporan tentang modus penipuan di Telegram yang meminta pengguna untuk memverifikasi nomor telepon mereka. Penipu biasanya mengirim pesan yang mengklaim bahwa akun Telegram Anda akan diblokir atau dihapus dalam 24 jam jika Anda tidak segera melakukan verifikasi.
Ini merupakan himbauan dari tim editor @tginfoid untuk selalu waspada dengan segala bentuk cara tindakan penipuan yang mengatasnamakan platform maupun hal-hal yang lainnya.
#penipuan
Belakangan ini, semakin banyak laporan tentang modus penipuan di Telegram yang meminta pengguna untuk memverifikasi nomor telepon mereka. Penipu biasanya mengirim pesan yang mengklaim bahwa akun Telegram Anda akan diblokir atau dihapus dalam 24 jam jika Anda tidak segera melakukan verifikasi.
Ini merupakan himbauan dari tim editor @tginfoid untuk selalu waspada dengan segala bentuk cara tindakan penipuan yang mengatasnamakan platform maupun hal-hal yang lainnya.
#penipuan
Mengirim Pesan ke Riwayat Obrolan Masa Lalu
Berdasarkan kode sumber Telegram yang ditemukan, fitur baru mungkin segera memungkinkan pengguna mengirim pesan ke riwayat obrolan di waktu lampau.
Saat mengirim pesan di obrolan pribadi, pelanggan Telegram Premium akan dapat memilih tanggal dan waktu tertentu dalam 12 bulan terakhir. Pesan tersebut akan muncul di posisi yang sesuai dalam riwayat percakapan, seolah-olah dikirim pada waktu yang dipilih.
Jika suatu saat Anda menerima pesan yang "terlihat berasal dari masa depan" — jangan khawatir! Ini hanya berarti fitur tersebut telah dirilis dalam versi stabil aplikasi terbaru.
Berdasarkan kode sumber Telegram yang ditemukan, fitur baru mungkin segera memungkinkan pengguna mengirim pesan ke riwayat obrolan di waktu lampau.
Saat mengirim pesan di obrolan pribadi, pelanggan Telegram Premium akan dapat memilih tanggal dan waktu tertentu dalam 12 bulan terakhir. Pesan tersebut akan muncul di posisi yang sesuai dalam riwayat percakapan, seolah-olah dikirim pada waktu yang dipilih.
Jika suatu saat Anda menerima pesan yang "terlihat berasal dari masa depan" — jangan khawatir! Ini hanya berarti fitur tersebut telah dirilis dalam versi stabil aplikasi terbaru.